in

Pj Bupati Jepara Peringkat 6 dari Seluruh Kepala Daerah se-Indonesia

Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta menyampaikan sejumlah keberhasilan dalam bidang ekonomi, utamanya dalam menekan angka inflasi dan stunting.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, dalam Rapat Evaluasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, bersama para kepala daerah se-Indonesia, melalui jaringan zoom meeting, Rabu  (4/12/2024).

Dalam rapat tersebut Mendagri turut memaparkan hasil evaluasi penjabat kepala daerah, salah satunya Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta.

“Dari Triwulan I ke Triwulan II tahun 2024 ini kita selalu berupaya melakukan perbaikan, di antaranya pengendalian inflasi dan stunting,” kata Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, seperti dirilis jepara.go.id.

Dalam pengendalian inflasi, Edy menyampaikan pada Juli 2024, presentase inflasi di Kabupaten Jepara sebesar – 0,15% dan naik menjadi 0,14% di bulan Oktober 2024.

Hal tersebut menunjukkan bahwa harga komoditas khususnya bahan pokok relatif stabil.

Ia juga melaporkan bahwa sejumlah bahan pangan di Jepara seperti beras, jagung, dan bawang merah tergolong aman dan surplus.

“Beberapa upaya sudah kami lakukan seperti program Pak PJ (Lapak Pangan Jumat), operasi pasar, kerja sama antardaerah, serta mitigasi bencana mengingat ini sudah masuk musim penghujan. Alhamdulillah hasilnya positif,” ujarnya.

Terkait upaya penekanan angka prevalensi stunting, Edy menyampaikan bahwa saat ini terdapat 3,28% (2.731) balita yang masih harus diperhatikan.

Ia berharap seluruh pihak tetap bekerja keras untuk menurunkan jumlah tersebut melalui inovasi dan kolaborasi dari Posyandu, PKK, dan Puskesmas di masing-masing wilayah.

“Target kami di tahun 2024 ini ada 60 desa yang bebas stunting, dan menurut data terakhir baru mencapai 12 desa. Saya minta seluruh pihak untuk berupaya agar target tersebut tercapai,” terangnya.

Untuk mencapai target tersebut pihaknya telah melakukan berbagai upaya seperti pemberian makanan tambahan (PMT), skrining kesehatan, dan berbagai inovasi lainnya. Selain itu Pemerintah Kabupaten Jepara juga mendapatkan Insentif Fiskal Kategori Penurunan Stunting sebesar Rp6,063 Miliar guna melaksanakan program tersebut.

Dalam penilaian Kementerian Dalam Negeri RI, Pj Bupati Jepara H. Edy Supriyanta berhasil menorehkan nilai 79,25 dengan predikat cukup.

Nilai tersebut menempatkannya pada urutan keenam dari seluruh Penjabat Kepala Daerah yang dievaluasi pada hari ini.

“Patut kita syukuri, dan apa yang menjadi evaluasi dari Pak Mendagri akan segera kami tindaklanjuti,” ucap Edy.

Edy mengaku akan mengupayakan yang terbaik di akhir masa kepemimpinannya. Ia mengatakan masih banyak tugas yang perlu diselesaikan seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, menurnkan angka pengangguran, dan meningkatkan indeks daya saing guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jepara. (HS-08)

Tingkatkan Kualitas Data Statistik Sektoral, Pemkab Jepara Perkuat Kolaborasi

Inflasi di Rembang 1,27%, Pemkab Siapkan Antisipasi Hadapi Nataru