in

Kelompok Tani Sido Makmur Desa Sumberejo Dilatih Buat Pupuk Organik dan Pakan Ternak

Pelatihan pembuatan pupuk organik dan pakan ternak pada anggota kelompok tani Sido Makmur, yang beranggotakan 78 orang, di pendopo Gundala Foundation di desa Sumberjo Kecamatan Randublatung Blora, baru-baru ini. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Mantan Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Gundala Wejasena memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik dan pakan ternak, untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di wilayahnya.

Pelatihan diikuti oleh kelompok tani Sido Makmur yang beranggotakan 78 orang, di pendopo Gundala Foundation di desa Sumberjo Kecamatan Randublatung Blora, baru-baru ini.

Selain mengundang para petani, Gundala juga menghadirkan Kepala Desa Sumberejo, Kusnan; Penyuluh Pertanian Lapangan, Eny Yudi Astuti; dan Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman beserta staf.

“Selama ini, sejak memasuki purnatugas, saya mencoba melakukan berbagai aktivitas yang memiliki nilai manfaat bagi orang lain,” kata Gundala, seperti dirilis blorakab.go.id

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mewujudkan Pendopo Gundala Foundation, sebagai tempat untuk mencerdaskan para petani.

“Kali ini agendanya untuk kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik, dengan menggunakan kotak sejuta umat dan pembuatan makanan ternak,” ungkap Gundala.

Gundala menyatakan sangat mendukung progam Bupati Blora, Arief Rohman yang akan mewujudkan Kabupaten Blora menjadi pertanian organik.

Karena selain untuk memperbaiki kesuburan tanah dan sebagai bentuk solusi untuk mengatasi persoalan pupuk juga untuk memanfaatkan limbah kotoran ternak sapi yang potensinya di Kabupaten Blora sebagai gudangnya sapi Jateng sangat melimpah ruah.

Gundala lantas cancut taliwanda memberikan contoh nyata kepada para petani. Saat ini ia merintis budi daya domba unggul, yang dipelihara dalam kandang kayu jati.

Sudah 50 ekor domba yang dipeliharanya dalam kandang yang berada di belakang Pendopo Gundala Foundation.

Sementara Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman dalam sambutannya memberi apresiasi positif terhadap Gundala Wejasena, atas prakarsanya menyelenggarakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik dan makanan ternak secara swadaya.

Diakuai, Gundala adalah sosok pimpinan yang kreatif dan peduli pada wong cilik yang patut diteladani.

“Sehingga saya banyak belajar dan berguru kepadanya,” ucap Ngaliman.

Ngaliman juga mengucapkan terima kasih kepada para petani yang mau hadir dalam pelatihan swadaya ini karena hanya mendapatkan ilmu dan motivasi dari para pelatih.

Ia memotivasi, orang berilmu itu derajat lebih tinggi dan lebih bermanfaat kepada orang lain.

Untuk itu Ngaliman dalam menindaklanjuti kegiatan pelatihan ini meminta dukungan kepada kepala desa, agar ikut membantu kotak untuk pembuatan pupuk kandang dan bahan kayu untuk pembuatan mesin pencacahan bahan makanan ternak. Sedangkan mesinnya akan diikhtiarkan oleh DP4 Kabupaten Blora.

Dalam mendukung program Bupati tentang gerakan penanam tanaman buah-buahan Nusantara di Kabupaten Blora, Ngaliman juga memberikan bantuan bibit alpukat dan kelengkeng sebanyak 500 buah bibit kepada kelompok tani Sido Makmur.Dengan harapan agar kelak di Blora menjadi surganya buah-buhan Nusantara.

Dalam kesempatan sambung rasa kepala desa Sumberejo Kusnan, mengaku siap mendukung dan membatu kotak fermentasi pembuatan pupuk organik dan menyediakan bahan kayu jati untuk pembuatan mesin pencacah bahan baku untuk pembuatan makanan ternak.

Petugas dari DP4 Dwi Darto, menjelaskan manfaat mesin pencacah untuk pembuatan makanan.

Sukartiono, salah satu peserta merespon positif. Menurutnya, kegiatan pelatihan secara swadaya sangat memberi manfaat bagi para petani karena langsung praktik dan materi pelatihan menjadi kebutuhaan riil bagi para petani.

Di samping itu adanya bantuan bibit buah buah Nusantara bisa bermanfaat dalam menanamkan harapan kepada mereka yang kelak di kemudian hari bisa mandiri dari hasil tanaman buah-buahan Nusantara yang saat ini akan ditanam. (HS-08).

Perda Penanggulangan Kemiskinan Disetujui, Diharapkan Angka Kemiskinan di Kendal Turun

Pascapilkada Serentak, Pemkab Karanganyar Pantau Kelurahan dan Desa