HALO SPORT – Selepas resmi menjadi manajer baru Manchester United (MU) sejak 11 November 2024, Ruben Amorin sudah mengantisipasi tantangan beratnya ke depan.
Pelatih berkebangsaan Portugal ini mengakui tugasnya bersama The Red Devils jauh lebih berat ketimbang saat menukangi Sporting CP Lisabon.
Namun, dia mau mengambil pekerjaan ini untuk mencari tantangan baru.
Dalam misi awalnya bareng Setan Merah, Amorim dihadapkan pada 10 laga sulit.
Pada jeda internasional ini, dia bakal bekerja cepat untuk bisa mentransfer ide-idenya ke skuad MU yang absen dipanggil dari Timnas.
Menurut laporan Sky Sports, 10 pertandingan Ruben adalah 7 di Premier League (Liga Primer Inggris), 1 di Piala Liga Inggris (Carabao) Cup, dan 2 di Liga Europa.
Lawan-lawannya di Premier League adalah Ipswich Town, Everton, Arsenal, Nottingham Forest, Manchester City, Bournemouth, dan Wolverhampton Wanderers.
Dua lawan di Liga Europa adalah Bodo/Glimit dan Viktoria Plzen.
Sementara di Piala Carabao, ada Tottenham Hotspur yang menanti.
Saat ini Bruno Fernandes dan kolega masih tertahan di peringkat ke-13 di Premiership.
Arsenal, Forest, dan City merupakan lawan-lawan dari klub papan atas.
’’Saya tak tahu banyak tentangnya. Namun, saya tahu dia sangat sukses di Sporting,’’ ungkap Nemanja Vidic, mantan kapten MU, mengenai Amorim seperti dilansir dari Sky Sports.
Vidic menilai Ruben memiliki mentalitas pemenang dan latar belakang yang bagus.
’’Buat saya, yang dibutuhkan manajer dan pelatih dalam permainan modern adalah perekrutan yang baik dan kemampuan untuk berurusan dengan para pemain, media, dan bahkan dengan orang-orang di klub. Saya berharap dia cocok untuk klub,’’ tandas Vidic. (HS-06)