HALO BLORA – Para siswa SMK Muhammadiyah Kunduran dan siswa SMK Muhammadiyah 1 Blora Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), yang melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di Dinas Kominfo Blora, praktik membuat konten di Klenteng Hok Tik Bio Blora, yang berjarak hanya beberapa meter dari Dinkominfo Blora, baru-baru ini.
Berbekal gawai yang dimiliki, para siswa itu, Hanifah Azzahra dan Aisyah Nur Alim dari SMK Muhammadiyah Kunduran, serta Restika Dwi Istiana dan Vidia Bella Pradipta, dari SMK Muhammadiyah Blora, akan membuat karya video di seputar Klenteng itu.
“Jadi kami mengajak dan sekaligus mengedukasi mereka belajar keberagaman budaya dan menumbuhkan rasa toleransi. Selain itu, mereka bisa mengekspresikan karya video dan foto dengan objek dan subjek seputar Klenteng Hok Tik Bio Blora,” kata Teguh, salah satu pembimbing siswa PKL di Dinkominfo Blora, seperti dirilis blorakab.go.id.
Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada siswa PKL, untuk melihat secara langsung bagaimana keberagaman budaya dan agama dapat hidup berdampingan secara harmonis di Indonesia, khususnya di Kabupaten Blora.
Ini adalah pengalaman yang tak ternilai bagi mereka, dalam mengasah pemahaman tentang sejarah dan meningkatkan kepekaan terhadap nilai-nilai toleransi di era teknologi.
“Kunjungan ke klenteng ini memberikan perspektif baru kepada para siswa dalam memahami sejarah dan peradaban Islam, terutama dalam konteks hubungan dengan budaya Tionghoa. Mereka dapat melihat bagaimana interaksi dan saling pengaruh antara budaya-budaya tersebut terjadi selama berabad-abad,” kata Teguh.
Kedatangan mereka disambut oleh petugas yang menjaga dan merawat Klenteng Hok Tik Bio Blora.
Bagi sejumlah siswa SMK itu, Klenteng Hok Tik Bio Blora, menjadi daya tarik, tidak hanya ingin mengetahui benda apa saja yang disimpan di dalamnya, tetapi juga ingin menimba informasi serta membuat konten dan dokumentasi dengan teknologi gawai.
“Sungguh, ini baru pertama kali kami masuk dan melihat lebih dekat tentang Klenteng Hok Tik Bio Blora,” ucap Hanifah Azzahra dan Aisyah Nur Alim, siswa SMK Muhammadiyah Kunduran.
Hal senada diungkapkan Restika Dwi Istiana dan Vidia Bella Pradipta, siswa PKL dari SMK Muhammadiyah Blora.
“Kami tadi dikenalkan oleh petugas dan diajak keliling di dalam Klenteng. Seperti dikenalkan tentang patung Dewa dan Dewi, serta beberapa peralatan yang digunakan untuk kegiatan keagaman. Kami sangat menghormati aturan yang ditentukan. Kami diizinkan membuat diokumentasi di bagian luar, kami maklum, ini kan tempat ibadah, jadi tidak boleh sembarangan dan harus menghormati,” kata Restika Dwi Istiana dan Vidia Bella Pradipta. (HS-08).