in

Duplikat Bendera Pusaka dan Naskah Teks Proklamasi Kembali dari IKN ke Monas

Iring-iringan kendaraan dengan pengawalan Polisi Militer, menyusuri jalan-jalan di IKN menuju Bandara Sepinggan Balikpapan. (Sumber : Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

 

HALO SEMARANG – Setelah dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dalam peringatan HUT Ke-79 Republik Indonesia, Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi, Sabtu (31/8/2024) diarak kembali ke Monumen Nasional (Monas), untuk disimpan di sana.

Pengembalian bendera pusaka dan teks proklamasi tersebut, sesuai amanat Pasal 5 Undang-Undang 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Undang-undang tersebut mengamanatkan, bendera pusaka disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.

Dalam tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, tampak Kepala Sekretariat Presiden, menyerahkan duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi kepada anggota paskibraka di Istana Negara IKN.

Bendera pusaka kemudian dibawa oleh anggota purnapaskibraka 2023 asal Kalimantan Tengah Kachina Ozora.

Adapun pembawa teks proklamasi, yakni Sabrina Roihanah, yang merupakan anggota Paskibraka 2024 asal DKI Jakarta.

Dari IKN, bendera pusaka dan teks proklamasi, dibawa ke Bandara Sepinggan Balikpapan, dengan iring-iringan kendaraan TNI dan dikawal Polisi Militer.

Dalam perjalanan, tidak jarang terlihat warga antusias untuk menyambut iring-iringan dengan lambaian tangan.

Sementara di dalam mobil, Kachina Ozora dan Sabrina Roihanah, tampak anggun dan selalu menyunggingkan senyum.

Dari Bandara Sepinggan, rombongan kiram menuju Jakarta menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara.

Anggota purnapaskibraka 2023 asal Kalimantan Tengah, Kachina Ozora (kiri) membawa bendera pusaka dan teks proklamasi dibawa anggota Paskibraka 2024 asal DKI Jakarta, Sabrina Roihanah (kanan). (Sumber : Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

 

Setiba di Bandaran Halim Perdanakusuma Jakarta, bendera pusaka dan teks proklamasi dibawa melewati kawasan Cawang, Simpang Susun Semanggi, lalu lanjut ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Selanjutnya, kirab akan melewati kawasan Sarinah Thamrin, terus ke arah Patung Kuda menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan masuk Monas lewat Pintu Silang Tenggara Monas atau Pintu Gambir.

Kemudian, iring-iringan kirab akan menuju sisi Timur Monas untuk kemudian dikembalikan ke tempat penyimpanan bendera pusaka di Cawan Monas.

Sebelumnya, duplikat bendera pusaka dan naskah teks proklamasi tersebut telah digunakan pada upacara kenegaraan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) 17 Agustus 2024.

Untuk pertama kalinya, barang bersejarah milik negara tersebut digunakan dalam prosesi resmi kenegaraan di luar Ibu Kota Jakarta.

Setelah upacara di IKN selesai, duplikat bendera dan naskah proklamasi harus dipulangkan lagi ke tempat penyimpanannya di Monas. (HS-08)

Bawaslu Batang Ajak Ormas Awasi Proses Pilkada

Yoyok-Joss Berpeluang dapat Dukungan dari Ormas Islam di Pilwakot Semarang