in

KPU Blora Gelar Rapat Pleno Terbuka, Asisten Setda Ingatkan Soal Berkurangnya TPS

Rapat Pleno Terbuka di Aula KPU Purbalingga Minggu (11/8/2024). (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Suroto mengingatkan kepada seluruh warga dan penyelenggara pilkada 2024, untuk memperhatikan jadwal pemilihan.

Hal ini karena jumlah tempat pemungutan suara berkurang, sehingga berimbas pada peningkatan jumlah pemilih di setiap TPS.

”Nantinya pasti ada antrean-antrean mengingat TPS-nya berkurang separuh dari Pemilu bulan Februari kemarin. Sekarang tinggal 1.514 TPS, jadi perlu ada perhatian lebih,” kata Suroto, pada Rapat Pleno Terbuka di Aula KPU Purbalingga Minggu (11/8/2024).

Suroto juga berharap kesuksesan kepesertaan pemilu tahun 2024 bisa terulang kembali.

”Kita ulangi sukses kepesertaan pada pemilu Februari 2024 kemarin yang mencapai angka hampir 81%, minimal sama atau syukur-syukur bisa melebihi,” harap Suroto, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Agenda Rapat Pleno di KPU ini adalah rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Tahun 2024.

”Tolong nanti cermati ulang sekalipun sudah dicoklitkan, walaupun saya meyakini betul hasil coklit (pencocokan dan penelitian) ini valid namun yang namanya manusia pasti ada salah, khilaf, dan lupa,” imbuhnya.

Ketua KPU Kabupaten Purbalingga Zamaahsari Ramzah dalam laporannya menjelaskan, bahwa Minggu (11/8/2024) adalah hari terakhir tenggat waktu yang diatur PKPU 7 tahun 2024 tentang penyusunan daftar pemilih.

”Penetapan DPS di tingkat Kabupaten adalah 3 hari yang dimulai tanggal 9 hingga tanggal 11 dan alhamdulillah di Jawa Tengah sebanyak 33 kabupaten/kota melaksanakan di hari ini dan 2 kabupaten/kota di tanggal 10 kemarin,” katanya.

Zamaahsari melanjutkan Penetapan DPS ini adalah bagian dari proses tahapan pemilu pilkada yang dilaksanakan sejak bulan mei 2024.

”KPU RI menerima DP4 dari Kemendagri di bulan mei, kemudian disinkronisasi dengan daftar pemilih terakhir di 2024 yang kemudian di breakdown ke masing-masing provinsi, dan turun lagi ke masing-masing Kabupaten. Kemudian di pertengahan Mei, Kabupaten Purbalingga sudah melakukan sinkronisasi dengan hasil 1514 TPS yang kemudian menjadi dasar kami melaksanakan coklit,” tambahnya.

Total DP4 yang sudah dicoklitkan sebanyak 776.526 pemilih yang tersebar di 18 kecamatan dan 239 desa di Kabupaten Purbalingga. (HS-08)

Disambut Antusias, Ratusan Peserta Ramaikan FunPound Immoderma

Format Baru SIM Indonesia Kini Dikenali di Luar Negeri