HALO PEKALONGAN – Berbagai pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan, telah memunculkan para wirausahawan baru di bidang tata boga.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinperinaker Kota Pekalongan, Ninik Murniasih usai membuka pelatihan kerja dan wirausaha, di Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kamis (8/8/2024).
“Alhamdulillah meskipun pelatihan kelurahan ini singkat tapi bisa menghadirkan dan melahirkan wirausaha baru,” kata Ninik Murniasih, seperti dirilis pekalongankota.go.id.
Dia pun memberi contoh pelatihan di tingkat kelurahan, di mana pesertanya, setelah lulus ada yang langsung berjualan ayam geprek.
“Selain roti dan kue, kita juga berikan pelatihan kuliner lain termasuk makanan dan minuman atau mamin (makanan minuman-Red) kekinian. Otomatis lebih marketable dan menambah nuansa kuliner di Kota Pekalongan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ninik mengatakan bahwa pelatihan tidak hanya berhenti di sini, melainkan pihaknya juga memberikan fasilitas untuk mendaftarkan usaha mereka dengan Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan merk.
“Pelatihan ini yang melaksanakan bidang Pentalatas (Penempatan Kerja, Pelatihan, dan Produktivitas-Red),” kata dia.
Adapun untuk perizinan akan didampingi oleh bidang industri, sebab ini penting karena produknya bisa dikenal oleh masyarakat.
“Kalau sudah punya NIB pasti legal dan kalau sudah legal bantuan atau memperoleh kur lebih mudah. Selain itu juga kita bentuk grup Whatsapp untuk menjalin komunikasi lebih lanjut, intinya tidak berhenti sampai disini akan tetapi berlanjut,” kata dia.
Sementara itu, Lurah Buaran Kradenan, Ryan Panji Festian menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinperinkaer Kota Pekalongan, karena pelatihan sangat baik dan dibutuhkan masyarakat.
Sebagian besar peserta yang diikutsertakan adalah mereka yang berusia produktif.
Ia berharap peserta bisa mengikuti pelatihan dengan antusias sampai dengan selesai jangan sampai sekedar pelatihan saja namun mengepakkan sayap kedepannya dapat memuai usaha baru dan menumbuhkan usaha yang ada di sana.
“Masyarakat disini terbilang bekerja di rumah seperti IRT dengan adanya pelatihan ini sangat baik, semoga dapat diselenggarakan, bisa ada lagi dan jangka waktu lebih lama. Antusias sangat baik lebih banyak peminatnya dari tahun sebelumnya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata dia. (HS-08)