HALO CILACAP – Kabupaten Cilacap akan kembali menjadi tuan rumah, bagi perhelatan Hiu Selatan Hard Enduro 2024.
Acara ini merupakan seri ke-6 dari World Enduro Super Series (WESS) dan akan berlangsung dari 5 hingga 7 Juli 2024.
Dalam kompetisi ini, para pembalap motor trail dari berbagai negara akan bersaing dalam kompetisi yang menantang.
Menurut informasi yang dirilis Pemkab Cilacap, melalui cilacapkab.go.id, acara akan dimulai Downtown Prologue di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jumat (5/7/2024).
Kemudian, pada hari kedua, yakni Sabtu (6/7/2024), akan ada kualifikasi Longtrack, Hillclimb Kategori B, Hillclimb Kategori C, dan Fun Ride Private. Selanjutnya pada hari Minggu, 7 Juli 2024, acara akan mencapai puncaknya dengan final enduro.
Peserta internasional yang akan berpartisipasi dalam Hiu Selatan Hard Enduro 2024, berasal dari berbagai negara, termasuk Spanyol, Meksiko, Kanada, Andora, Afrika Selatan, Republik Ceko, Bulgaria, Jerman, Iran, dan Mongolia.
Managing Director Hiu Selatan Indonesia, Diah Ayu Satiarini, menyatakan bahwa gelaran ini merupakan kesempatan bagi pembalap nasional untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersiap untuk FIM Hard Enduro World Championship 2025.
Tiket tribun VIP dan VVIP tersedia mulai Rp 500.000 dan Rp 1.000.000 untuk penonton yang ingin mendapatkan kenyamanan saat menyaksikan balapan motor trail.
Selain itu, acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan Shaggydog, Novi Sasmita, DJ Thalla, DJ Dawet, dan DJ Fafa pada penutupan Hiu Selatan 6 di Quarry Batu ABC, Desa Bulupayung Kesugihan Cilacap.
Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, setelah aksi bersih sampah di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jumat (28/6/2024) mengatakan Hiu Selatan Hard Enduro 2024, merupakan peluang untuk memperkenalkan berbagai potensi di Kabupaten Cilacap, baik dari segi pariwisata maupun investasi.
Selain Hiu Selatan Hard Enduro 2024, Kabupaten Cilacap juga menjadi tuan rumah pameran UMKM, Cilacap Expo 2024 dan event olahraga wilayah perbatasan KUNCI BERSAMA yang melibatkan 10 kabupaten di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
”Kami berharap berbagai event ini dapat menggerakkan sektor ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah,” kata Awaluddin. (HS-08)