in

Pastikan Pasangan Pengantin Sehat dan Terhindar Stunting, DP2KBP2PA Kendal Sosialisasikan Elsimil

Penyerahan sertifikat Elsimil oleh DP2KBP2PA kepada pengantin di Kecamatan Plantungan.

HALO KENDAL – Masyarakat di wilayah Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal mendapatkan edukasi dan sosialisasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kendal, Rabu (26/6/2024).

Kegiatan juga bekerja sama dengan Dispendukcapil Kendal, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal (KUA Plantungan), dan Puskesmas Plantungan. Dalam acara itu juga diserahkan Sertifikat Elsimil, Surat Nikah, KK dan KTP kepada warga Desa Wonodadi yang baru saja melaksanakan pernikahan.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga pada DP2KBP2ΡΑ, Sudarni menyampaikan, kegiatan digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Elsimil, khususnya bagi remaja putri atau calon pengantin di Kendal.

“Hari hari ini, kami bersama pihak terkait memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menyerahkan sertifikat Elsimil perdana bagi calon pengantin di Kecamatan Plantungan, yaitu kepada Mas Audian dan Mbak Ira,” ujarnya.

Sudarni menjelaskan, Elsimil bertujuan untuk menekan penurunan angka stunting di Kabupaten Kendal, yang mana berfungsi untuk mendeteksi dini risiko bagi calon pengantin perempuan. Jika terdeteksi berisiko maka akan segera ditangani oleh pihak puskesmas setempat.

“Kemudian setelah pemeriksaan kesehatan, maka akan mendapatkan surat dari Puskemas dan bisa segera mendaftarkan diri melalui Aplikasi Elsimil dan akan keluar sertifikat sebagai salah satu syarat di KUA untuk melangsungkan pernikahan,” jelasnya.

Sudarni menekankan, penyerahan sertifikat adalah bukan langkah akhir, namun merupakan langkah awal dalam mengawal penurunan stunting, sehingga harus dikawal bersama-sama agar program baik ini bisa berjalan dengan baik.

“Kepada masyarakat terutama bagi para remaja putri, mari kita dukung bersama penurunan angka stunting di Kabupaten Kendal dengan cara mendaftarkan diri melalui Elsimil, tiga bulan sebelum hari pernikahan. Ini sebagai upaya kita untuk menekan angka stunting, supaya bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, pengantin perempuan dari Desa Sukodadi, Ira menyampaikan terima kasih atas perhatian yang sudah diberikan Pemkab Kendal melalui DP2KBP2PA dan para dinas terkait, sehingga pelaksanaan pernikahan berjalan lancar dengan kondisi kesehatan yang sangat baik.

“Saya ikut mendaftar di Elsimil, kemudian menjalani tes kesehatan dari Puskemas dan dinyatakan sehat, selanjutnya saya kembali menginput data kesehatan dan keluar sertifikat yang saya bawa untuk mendaftarkan pernikahan ke KUA setempat,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal mengatakan, program Elsimil sangat bagus karena akan mengetahui kondisi kesehatan diri masing-masing.

Hal itu, lanjut Pakde Bas sapaan akrabnya sangatlah penting untuk mempersiapkan diri menjadi seorang ibu untuk menjaga anak supaya tumbuh dengan baik.

“Hal itu, juga sesuai komitmen dari Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Kendal, tingkat kecamatan hingga tingkat desa maupun kelurahan yang sangat diperlukan dalam rangka untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Kendal,” tandasnya.(HS)

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Semarang, Empat Pemuda dan Sejumlah Senjata Tajam Diamankan

Organisasi Mahasiswa Punya Peran Penting Dalam Menyiapkan Pemimpin Bangsa