in

454 ASN Kendal yang Akan Purna Ikuti Pembekalan

HALO KENDAL – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kendal yang akan memasuki purna tugas (pensiun) mengikuti Kegiatan Pembekalan Bagi ASN Dalam Menghadapi Masa Purna Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (5/6/2024).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Abdul Basir mengatakan, kegiatan pembekalan diikuti 454 ASN yang akan purna di tahun 2025 dengan dua tahap. Tahap pertama hari ini diikuti 281 ASN, kemudian besok diikuti 173 ASN.

“Pembekalan terkait kesiapan jasmani dan rohaninya ketika akan menghadapi purna nanti. Sehingga, ketika ASN yang akan purna tugas tetap sehat dan bahagia, serta bermanfaat bagi keluarganya dan masyarakat,” ujar Basir.

Kepala BKPP Kendal menjelaskan, untuk ASN yang purna pada tahun 2024 sebanyak 430. Sedangkan yang purna di tahun 2025 sebanyak 454 ASN.

“Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, supaya teman-teman ASN yang akan purna bisa mempersiapkan diri. Jangan sampai ada yang sampai kaget saat purna. Yaitu jangan sampai kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan kemudian melekat, bahkan ada yang masih berangkat kerja,” ungkap Basir.

Kepala BKPP Kendal juga berpesan kepada seluruh ASN untuk menjaga kesehatan dan tetap bahagia, meskipun sudah memasuki purna tugas tetap mempunyai aktivitas yang sama di lingkup yang berbeda.

“Terus beraktivitas meski di lingkup yang berbeda. Berikan manfaat bagi keluarga dan kepada masyarakat,” imbuh Basir.

Sementara narasumber, Gus Taufik usai acara mengatakan, dirinya memberikan motivasi, bahwa pensiun bukanlah akhir segalanya. Tapi justru harus dijadikan sebagai suatu proses perubahan status dan ruang pengabdian, dari ruang pengabdian di birokrasi kembali kepada masyarakat dan keluarga.

“Tadi yang saya sampaikan, arti pensiun bukanlah akhir segalanya, dan tidak bisa berkarir, itu tidak. Tetap saya motivasi. Nanti ke depan kalau sudah di rumah bergaul dengan masyarakat, untuk selalu hadir dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (HS-06)

 

Upaya Turunkan Angka Stunting di Kendal, Rakor Intervensi Serentak Digelar

Pemberdayaan Disabilitas, Disnaker Batang Beri Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue