in

Mancing Bareng di Taman Sukowati, Pemkab Sragen Tebar 532 Kilogram Ikan

Kegiatan mancing bareng yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen di embung Taman Sukowati Sragen, Sabtu (11/5/2024). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sragen serta pejabat Pemerintah Kabupaten Sragen, turut memeriahkan Mancing Bareng yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen di embung Taman Sukowati Sragen, Sabtu (11/5/2024).

Wakil Bupati Sragen H Suroto hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto beserta para Asisten Sekda Sragen dan Staf Ahli Bupati, berkesempatan menebarkan ikan-ikan master berukuran besar dengan berat sekitar 2,5 kilogram.

Ikan nila, ikan karper, ikan mas, dan ikan patin berukuran jumbo tersebut, berjumlah 12 ekor telah diberi tanda (tagging) dengan pita.

Pita tersebut agar ikan-ikan tersebut mudah dikenali oleh para pemancing yang mendapatkannya.

Hasil tangkapan itu kemudian dapat ditukarkan dengan doorprise, sebagai hadiah menarik yang telah disiapkan oleh panitia.

Baru beberapa menit ikan dilepaskan, salah seorang ASN, Waris dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, berhasil memancing ikan karper jumbo. Dengan keberhasilannya itu dia berhak mendapatkan doorprise.

“Alhamdullilah tidak menyangka bisa langsung mendapatkan ikan karper yang baru saja disebar oleh para pejabat. Senang sekali bisa ikut memeriahkan mancing bareng,” katanya seperti dirilis srangenkab.go.id.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari, mengatakan kegiatan mancing bareng dilaksanakan untuk meramaikan perayaan HUT Ke-278 Kabupaten Sragen.

Di samping itu dengan kegiatan memancing dapat meningkatkan konsumsi makan ikan serta mendukung program pemerintah Gemar Makan Ikan, agar anak-anak Sragen cerdas dan sehat.

“Kita menebarkan 532 kilogram ikan yang terdiri dari ikan nila, ikan karper dan ikan patin. Kegiatan ini dibagi dua. Tidak hanya diikuti 200-an ASN namun juga masyarakat umum. Jika ASN mulai mancing pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB, bagi masyarakat umum pukul 09.00 WIB sampai sore. Kegiatan ini gratis masyarakat tidak dibatasi.”terangnya.

Dia menambahkan ikan-ikan yang disebar di embung ini, berasal dari petani ikan di Kedungombo, serta pembudi daya ikan patin di Tenggak Sidoharjo.

Dia menyatakan budi daya ikan di Kabupaten Sragen yang dikembangkan berasal dari perairan umum seperti di Sumberlawang dengan jenis nila merah dan karper.

Adapula ikan-ikan yang berasal dari kolam-kolam milik masyarakat seperti lele, patin dan gurami.

“Setiap tahunnya kebutuhan ikan untuk kecukupan protein hewani sangat mencukupi. Di Kedungombo selain untuk usaha, budi daya yang dihasilkan juga untuk mencukupi di luar wilayah Kabupaten Sragen seperti Surabaya, Semarang bahkan sampai ke Bali.”urainya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto saat memancing bersama Kepala PMPTPSP Dwi Agus Prasetyo, mengatakan sangat menyukai kegiatan memancing.

Dia yang biasanya memancing di kolam-kolam pemancingan itu sangat menikmati walaupun memancing itu membutuhkan kesabaran.

“Asyiknya memancing itu kalau dapat ikan apalagi ikannya besar. Tapi hari ini agak sulit dipancing. Sudah setengah jam belum dapat ikan. Ke depan kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan untuk memberikan sarana para mancing mania di Kabupaten Sragen,”ungkapnya.

Hal senada juga dibenarkan beberapa mancing mania. Triyono, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sragen dan Tiko dari Satpol PP, mengaku kesulitan mendapatkan ikan.

Pancing yang sudah terpasang sejak pagi baru mendapatkan dua ekor nila.

Selanjutnya, mulai pukul 09.00 WIB suasana di embung Taman Sukowati semakin ramai karena warga masyarakat mulai berdatangan dan ikut memeriahkan kesemarakan mancing bareng. (HS-08)

Didukung Pemkab, Sragen Shooting Festival Diikuti 70 Petembak dari Jakarta hingga Jatim

Kampung Gagot Banjarnegara Beri Pelatihan Digital Marketing untuk Milenial