in

Kurang Maksimal Lawan Dewa United di IBL, Begini Komentar Pelatih Satya Wacana Salatiga

Laga antara Satya Wacana Salatiga melawan Dewa United Banten dalam ajang lanjutan IBL 2024 di Knight Stadium, Sabtu (4/5/2024).

HALO SEMARANG – Pelatih Satya Wacana Salatiga (SWS), Jerry Lolowang memberikan komentar usai anak asuhnya tampil kurang maksimal saat menghadapi Dewa United Banten (DUB) dalam ajang lanjutan IBL 2024 di Knight Stadium, pada Sabtu (4/5/2024).

SWS harus mengakui keunggulan DUB dengan skor akhir 57-92. Ia pun menyebut jika anak asuhnya memulai permainan sejak menit pertama dengan tidak baik.

“Kami tahu secara kualitas mereka (DUB-red) di atas kita, di atas kertas memang kita tidak diunggulkan. Namun kita tetap tunjukkan perlawanan yang terbaik, mereka biasanya main dengan skor di atas seratus, namun kali ini kita beri perlawanan yang kuat,” ujarnya.

Permainan anak asuhnya banyak melakukan kesalahan. Bahkan lima menit pertama, ia rasakan permainan yang jauh di atas kertas.

“Memang harus diakui, 13 kali bermain, ini game yang sama sekali tidak rapi. Kami mesti lakukan evaluasi menyeluruh, anak-anak mesti evaluasi untuk menatap game selanjutnya,” terang Coach Jerry.

Dalam laga itu, Jerry mengaku sengaja menarik para pemain inti, termasuk pemain asing untuk diistirahatkan pada kuarter keempat. Dirinya mengaku hal itu dilakukan untuk memberikan menit bermain yang banyak kepada pemain lokal dan pemain muda tim yang berjuluk The Saint Salatiga itu.

“Memang kita lakukan rotasi pemain, semua pemain utama dan asing kita tarik. Kita berikan menit bermain kepada pemain muda agar mereka bisa lebih percaya diri dan belajar menghadapi tim besar,” pungkasnya.

Selanjutnya, Satya Wacana Salatiga pada hari Minggu (5/5/2024) pukul 14.00 WIB, kembali akan melanjutkan laga kandang di Knight Stadium. Kali ini the Saint Salatiga akan menjamu Bima Perkasa Jogja.

Sementara salah satu punggawa DUB, Rio Disi seusai pertandingan menyebut, kunci kemenangan pada laga away di Kota Semarang adalah fokus dan transisi yang baik. Apalagi para pemain melakukan transisi permainan yang cukup cepat, sehingga para pemain SWS terlihat tidak dapat mengimbangi.

“Kita fokus pada bertahan dan mencounter dengan baik. Menunggu moment yang baik untuk menyerang, transisi kita sangat cepat tadi,” ujarnya didampingi Coach Dewa United Banten, Pablo Favarel.

Menurut Rio, lawannya sering melakukan kesalahan sejak menit pertama, dan itu dimanfaatkan punggawa DUB dengan baik.

“Kami memanfaatkan kesalahan lawan. Kalau soal kendala pasti ada, misal lapangan panas dan berdebu, tapi itu kami tidak bisa protes karena lawan juga mengalami hal yang sama,” imbuhnya.(HS)

Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPRD Kota Semarang Akhirnya Ditetapkan KPU

Haidar dan Malika Bangga Terima Piala Bergilir dari Bupati Pemalang