in

Produksi Jutaan Pil Koplo, Tiga Gudang di KIC Semarang Digerebek BIN dan BPOM

Barang bukti bahan pil koplo yang ada di gudang di Kawasan Industri Candi (KIC) Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan, Senin (25/3/2024).

HALO SEMARANG – Tiga gudang yang terletak di Kawasan Industri Candi (KIC) Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan digerebek oleh Deputi 4 Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Intelejen Strategis (BAIS) pada Senin (25/3/2024).

Dalam penindakan itu, petugas menemukan adanya produksi pil koplo. Salah satu gudang yang terletak di Blok A5/15 menjadi pabrik pembuatan pil koplo tersebut. Ada mesin produksi, bahan-baha, dan jutaan butir pil koplo yang siap edar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terungkapnya pabrik pil koplo itu merupakan hasil pengembangan dari penggrebekan sebuah gudang penyimpanan pil koplo di kawasan Marunda Centre Bekasi.

Kepala Balai POM Semarang, Lintang Purba Jaya menjelaskan, operasi penggrebekan ini merupakan produksi obat-obat tertentu yang sering disalahgunakan.

“Jadi industri ilegal produksi obat di wilayah Semarang ini ada 3 gudang produksi, di mana merupakan obat yang tidak memenuhi standar keamanan mutu dan produk,” ujarnya.

Dirinya menyebut bahwa pabrik yang digrebek ini memproduksi obat putih dengan logo ‘Y’ dan ada obat tablet kuning dengan logo ‘DMP’.

Dalam produksinya, pabrik di Semarang ini bisa menghasilkan jutaan butir pil koplo dengan omzet trilyunan rupiah selama sepekan yang dipasarkan ke wilayah Jawa, Bali, dan Kalimantan.

“Untuk jumlah produk yang kita amankan untuk 1 gudang saja sekitar 110 juta tablet, ini baru di satu gudang pertama, belum di gudang lain, sedang kita lakukan penghitungan, saya kira hampir 500 juta tablet. Ini sedang kita hitung, kalau dari harganya memang dari produknya saja bisa sampai Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar,” bebernya.

Terpisah, Kaposek Ngaliyan, Kompol Indra Romantika menambahkan, saat penggrebakan tersebut tidak ditemukan satupun orang di dalam tiga gudang tersebut.

“Ya benar kemarin ada penggrebekan di 3 Gudang di wilayah sini. Saat digrebek, tidak ada sama sekali orang,” tambahnya.

Saat ini, sejumlah barang bukti yang berada di gudang tersebut sudah diangkut ole BPOM dan dibawa ke Rumah Benda Sitaan Negara (Rupbasan) guna menunggu proses lebih lanjut.(HS)

Tingkatkan Literasi Masyarakat, Gedung Perpustakaan Jateng Diperluas

Bulan Ramadan, Semarang Zoo Gelar Program Wisata Virtual Kenalkan Koleksi Satwa untuk Siswa