HALO TEGAL – Jajaran Polres Tegal Kota berhasil menyita puluhan kilo bahan baku petasan saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) menjelang Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.
Adapun sejumlah bahan baku siap untuk membuat petasan yang berhasil disita diantaranya 35 kilogram bron, 38 kilogram cloras dan 37 kilogram belerang.
Pihak Kepolisian menyita semua bahan baku tersebut dari satu lokasi di wilayah Kelurahan Kraton, Tegal Barat, Kota Tegal pada Rabu malam (20/3/2024).
Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas mengatakan, kegiatan razia merupakan upaya dalam menjaga situasi Kota Tegal jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H supaya wilayah hukum Polres Tegal Kota tetap kondusif.
“Kita menggelar operasi pekat, bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (23/3/2024).
Kapolres menjelaskan, keberhasilan dari razia petasan tersebut, lanjut Kapolres, merupakan hasil tindak lanjut dari penyelidikan anggotanya.
Di mana, jajarannya telah mendapatkan informasi dari masyarakat berkaitan dengan adanya tempat yang akan memproduksi petasan.
“Kali ini kita berhasil menggagalkan upaya pembuatan petasan pada salah satu tempat di wilayah Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat. Mereka kedapatan akan memproduksi dan menjual petasan,” jelas Kapolres.
“Untuk itu pemiliknya langsung kita amankan dan lakukan pemeriksaan. Sedangkan barang bukti berupa bahan baku petasan kita sita untuk di musnahkan,” tandasnya.
Kapolres juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain-main dengan bahan peledak. Seperti mercon atau petasan. Karena ada ancamannya sesuai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat (1).
“Barang siapa, yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau menyimpan sesuatu bahan peledak dapat dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun,” bebernya.
Sebagai penutup, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tegal, untuk saling menghormati satu sama lainnya dengan tidak bermain petasan.
“Selain mengganggu ketertiban umum, petasan juga dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain,” pungkasnya. (HS-06)