in

Laksanakan Perintah Jokowi Tangani Banjir, Kepala BNPB Empat Kali ke Demak

 

HALO DEMAK – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, meninjau kondisi wilayah terdampak dan bertemu pengungsi bencana banjir Demak, di SMK Ganesa, Rabu (21/2/24)

Rombongan disambut oleh Bupati Demak, Eisti’anah beserta forkopimda Kabupaten Demak.

Letnan TNI Suharyanto mengatakan sudah 4 kali mengunjungi Kabupaten Demak, selama bencana banjir melanda sebagian wilayah Kabupaten Demak,

Letjen Suharyanto menyampaikan ini merupakan tindak nyata dan serius dalam mengatasi banjir di Demak.

“Kedatangan kami ini merupakan petunjuk langsung Presiden Joko Widodo untuk penanganan banjir di wilayah Demak,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.

Letjen Suharyanto juga mengatakan bahwa pihaknya selain menutup tanggul yang jebol, juga telah melakukan Tehnik Modifikasi Cuaca, untuk mengurangi curah hujan.

Selanjutnya Letjen TNI Suharyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga yang mengungsi dan berharap dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban para pengungsi.

Selain meninjau pengungsian Letnan TNI Suharyanto dilanjutkan meninjau tempat pompanisasi banjir di dukuh Kedung Banteng Desa Wonorejo Gajah Demak. setelahnya dilanjutkan meninjau proses pembangunan tanggul yang jebol akibat banjir kemarin di Karanganyar Demak

Salah satu pengungsi Shokib asal Wonorejo mengatakan bahwa dirinya dan warga lain merasa sangat senang dan berterima kasih banyak kepada pemerintah serta relawan yang telah membantu warga yang terkena musibah banjir.

Dirinya berharap musibah banjir cepat surut dan dapat kembali ke rumah untuk membersihkan dan menata kembali rumahnya.

Tercatat pengungsi yang masih berada di pengungsian sampai dengan 21 Februari sebanyak 161 dari 332 sejak awal terjadinya banjir Sabtu dini hari 10 Februari kemarin dari Desa wonoketingal, Desa Wonorejo, dan Desa Cangkring. (HS-08)

Diberi Kelinci Lokal, Warga Blora Ini Malah Ternakkan Ratusan Kelinci Pedaging

Beri Arahan Musrenbang, Bupati Minta Ada Usulan Pembukaan Lapangan Kerja