HALO SEMARANG – Sedikitnya ratusan peserta Tempat Pemungutan Suara (TPS) unik saat perhelatan Pemilu dilaksanakan pada 14 Februari 2024 lalu diseleksi oleh Pemerintah Kota Semarang, pada Selasa (20/2). Kegiatan seleksi yang dilakukan dengan menggandeng Forum Wartawan Balai Kota Semarang (Forwakot) ini, melihat secara langsung foto dan video TPS unik yang dikirimkan dari perwakilan 177 kelurahan di 16 kecamatan se-Kota Semarang.
Kepala Bagian (Kabag) Tapem Pemkot Semarang, Yoga Tamtomo menjelaskan, TPS yang dipilih adalah yang memiliki konsep unik, sehingga bisa meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Disebutkan, sebelumnya pihak kelurahan di setiap kecamatan telah mengirimkan foto dan video TPS unik di wilayahnya masing-masing.
“Antusiasmenya sangat tinggi, tadi ada sekitar 100 lebih TPS unik yang dikirim untuk mengikuti lomba,” ujarnya, usai kegiatan.
Saat hari pencoblosan, lanjut dia, Forwakot juga telah melakukan liputan TPS unik yang ada di Semarang. Menurutnya, ada beberapa tema atau konsep TPS unik, mulai dari pernikahan tradisional, budaya jawa, valentine dan masih banyak lagi.
“Kita lakukan seleksi dari beberapa konsep TPS unik, yang diambil sebanyak 20 besar kemudian kita kerucutkan lagi menjadi 5 besar,” jelasnya.
Pemkot Semarang, kata dia, mengapresiasi minat masyarakat yang mau membuat TPS unik. Menurut dia, hal ini bisa menggugah pemilik suara untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024 kemarin. Apalagi target partisipasi masyarakat pada pemilu tahun ini dicanangkan sebesar 80 persen.
“Harapan kami target partisipasi pemilih bisa mencapai 80 persen lebih,” paparnya.
Sedangkan tahap selanjutnya, lanjut Yoga, lima besar TPS unik ini akan diserahkan ke Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk dipilih yang terbaik dan menjadi juara.
“Nanti dari lima akan dipilih Bu Ita (sapaan Walikota Semarang-red), kita siapkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta,” pungkasnya.
Adapun TPS unik yang akan dipilih menjadi terbaik dari yang masuk lima besar adalah, TPS 35 Kelurahan Kedungmundu dengan tema koboi, TPS 28 Kelurahan Gisikdrono dengan konsep Srikandi Khusus Wanita, TPS 01 Kelurahan Candi dengan tema valentine, TPS 01 Kelurahan Tembalang dengan tema Seni Nusantara, dan TPS 10 Kelurahan Sambirejo dengan tema wedding universary.
Sementara Ketua Forwakot Semarang, Adennyar Wycaksono menambahkan, bahwa ada berbagai konsep TPS unik yang ada di Kota Semarang, bahkan ada konsep yang out off the box sehingga akhirnya masuk lima besar.
“Diharapkan, dengan adanya TPS unik ini bisa meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya saat Pemilu,” kata Aden, sapaan akrabnya. (HS-06)