HALO KEBUMEN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi mengoperasikan Gedung Unit Pengelolaan Irigasi (UPI), untuk mengelola daerah irigasi Waduk Wadaslintang, Sub Bedegolan, Kebumen resmi beroperasi.
Peresmian beroperasinya gedung UPI belum lama ini dilaksanakan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Gatut Bayu Aji, bersama Kepala Dinas PUPR Kebumen Joni Hernawan, mewakili Bupati Kebumen, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.
Menurut Kepala BBWSO, gedung UPI DI Wadaslintang Sub Bedegolan di Jalan Nasional III Robahan, Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun ini, merupakan gedung UPI terbaik di Indonesia, karena sudah dilengkapi dengan fasilitas modern.
“Kenapa saya sebut terbaik, karena gedung UPI ini sudah bisa dioperasikan melalui sistem yang modern/canggih dengan teknologi digital, tidak lagi dilakukan secara manual. Khususnya menyangkut pengoperasian buka tutup air, itu juga bisa dilakukan secara digital,” kata dia, seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Menurut Gatut, modernisasi irigasi ini merupakan tantangan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di Indonesia.
Maka dari itu untuk menjalankannya dibutuhkan SDM pengelola irigasi yang juga modern.
“Saya kira ada lima pilar yang harus dijaga dalam modernisasi irigasi. Pertama, ketersediaan air. Kedua, kinerja jaringan irigasi. Ketiga manajemen irigasi. Keempat kelembagaan, dan kelima terkait Pengelola dan SDM,” ucapnya.
Untuk itu, Gatut berharap agar manajemen dan sumber daya manusia bisa dilakukan secara kolaboratif antara Pemkab dengan BBWSO. Gatut berpesan agar infrastuktur yang sudah dibangun ini dapat dirawat bersama-sama, dengan harapan akan meningkatkan index penanaman yang muaranya adalah kesejahteraan petani.
Sementara itu, Bupati Kebumen dalam sambutan tertulis yang dibacakan Joni, mengapresiasi dibangunnya gedung UPI.
Bupati berharap keberadaan gedung ini akan semakin menunjang keberhasilan dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Kebumen.
“Adanya irigasi ini sangat vital, menjadi kebutuhan utama para petani dalam bercocok tanam, terlebih pada musim kemarau, saat pasukan air kurang, irigasi menjadi kebutuhan pokok untuk memastikan petani mendapat akses air,” ujar Joni. (HS-08)