in

Siswa SMA Negeri 2 Kendal Didorong Menjadi Pengusaha

Siswa SMA Negeri 2 Kendal antusias mengikuti kegiatan "Hipmi Goes to School", di aula sekolah setempat, Kamis (25/1/2024).

HALO KENDAL – Program Kurikulum Merdeka mendorong siswa SMA menjadi kreatif dan mandiri serta tergerak berani membuka usaha sendiri. Membuat sekolah mesti menggali kreativitas dengan berani mengambil langkah lebih maju, bekerja sama dengan kampus hingga organisasi pengusaha.

Hal itu yang menjadikan SMA Negeri 2 Kendal berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kendal, menggelar kegiatan “Hipmi Goes to School”, yang digelar di aula SMA Negeri 2 Kendal, Kamis (25/1/2024).

Kepala SMA 2 Kendal, Siswanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena sekolah yang dia pimpin berkesempatan bekerja sama dengan Hipmi. Sehingga para siswa bisa mendapatkan pengetahuan tentang kepemimpinan dan kewirausahaan oleh para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi Kendal.

“Kami telah memilih 100 orang siswa sebagai perwakilan dari kelas XI dan XII untuk mengikuti kegiatan yang sangat berguna untuk membekali para siswa ini. Kami berharap para siswa yang telah dipilih mengikuti kegiatan, kelak akan mendapatkan bekal pengetahuan tentang kepemimpinan yang baik dan memiliki jiwa kewirausahaan yang andal, untuk menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Nampak seratus siswa SMA Negeri 2 Kendal atau yang dikenal dengan sebutan Smanda tersebut, antusias mengikuti kegiatan “Hipmi Goes to School”.

Sebelumnya, Pelaksana Harian Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, dengan adanya kegiatan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa. Sehingga peluang siswa menjadi pengusaha terbuka lebar. Asalkan, lanjutnya mempunyai niat untuk melakukan dan dimulai dari sekarang.

“Kegiatan adalah sebuah peluang dan harus dimulai dari sekarang, dengan mewujudkannya sebagai sebuah usaha yang menguntungkan. Apalagi dibarengi dengan kemajuan teknologi informasi sebagai sarana yang sangat mendukung. Misalkan ingin membuka usaha produk kecantikan dan produk lainnya, kita tidak perlu membangun toko secara fisik, tapi cukup membuat toko online,” bebernya.

Plh Sekda Kendal berharap, para siswa juga mulai melihat perkembangan dunia yang sangat cepat. Supaya tidak hanya berpikir untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau bekerja di pemerintahan.

“Karena itu, marilah adik-adik ini mulai sekarang membekali diri dengan berbagai kompetensi dan keterampilan untuk menghadapi dan menyambut Indonesia Emas 2045 dengan kesipan yang matang. Karena ditangan adik-adik, nantinya yang akan memegang tampuk kepemimpinan di negeri ini,” pesan Agus Dwi Lestari.

Sementara itu, Ketua Bidang Pelajar dan Mahasiswa Hipmi Kendal, Verza Hardiansyah mengatakan, program Hipmi sengaja digelar dengan menggandeng sejumlah sekolah dalam mengembangkan karakter kepemipinan sekaligus membangkitkan semangat pelajar, untuk menjadi pengusaha muda.

Menurutnya, karakter kepemimpinan itu menjadi kunci bagi kesuksesan teman-teman pelajar jika kelak menekuni dunia usaha, karena usaha yang sukses juga pasti didukung kepemimpinan yang baik.

“Pada tahap ini kita memang sedang men-trigger adik-adik pelajar tingkat SMA supaya bangkit semangatnya untuk memulai sebuah usaha sejak dini. Kita juga sudah menggandeng pengusaha muda sukses yang akan membagikan tips dan pengalamannya selama merintis usahanya sejak masih duduk di bangku SMA,” jelasnya.

Verza juga menjelaskan, dalam kegiatan di SMA Negeri 2 Kendal tersebut, Hipmi baru membangkitkan semangat siswa dulu. Kemudian kelak akan ditindaklanjuti dengan sebuah pelatihan kewirausaan yang akan diwujudkan dalam sebuah perjanjian kerja sama.(HS)

Sebagian Besar Calon Jemaah Haji di Kendal Belum Melunasi Biaya

Relawan Puser Bumi Banyumas Deklarasi Pemenangan Ganjar-Mahfud, Coblos Nomor 3