in

Dinamika Politik Makin Meningkat Jelang Pemilu, Mbak Ajeng: Jaga Suasana Tetap Adem

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Jateng 1, Rahajeng Widyaswari Tjahjo Kumolo saat acara Bakti Sosial Tebus Murah Sembako kepada warga di Aula Balai Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (20/1/2024).

HALO SEMARANG – Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng 1, Rahajeng Widyaswari Tjahjo Kumolo berharap masyarakat bisa menjaga suasana tetap damai seiiring meningkatnya dinamika politik makin dekatnya gelaran pesta demokrasi pada 14 Februari 2024.

Hal itu disampaikannya, di sela kegiatan tebus murah sembako di Aula Balai Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (20/1/2024).

“Harapannya, masyarakat tetap adem apalagi jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah makin dekat. Dan menjaga suasana Pemilu ini secara damai dan memilih dengan hati,” papar Mbak Ajeng, sapaan akrab Rahajeng Widyaswari.

Putri mendiang mantan Mendagri/Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo itu mengakui, bahwa tensi politik semakin tinggi menjelang Pemilu. Sehingga suhu politik saat ini perlu disikapi secara dewasa oleh masyarakat.

Termasuk, lanjut dia, adanya fenomena kader partai politik yang berseberangan dengan garis kebijakan Partai Politik (Parpol), misalnya mendeklarasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden dari koalisi lain.

“Saya yakin partai saya militan. Saya akan lebih menghormati ketika kader itu mundur dari PDI Perjuangan, terus pindah partai atau kemudian mendukung paslon (pasangan calon) lain,” ujar Caleg DPRI dari PDI Perjuangan itu.

Namun, kata sulung dari tiga bersaudara itu, jangan sampai masih menjadi kader PDI Perjuangan dan menggunakan atribut parpol, tetapi malah mendukung pasangan calon lain.

“Lebih baik mengundurkan diri, baru menggunakan atribut untuk mendukung paslon lain,” kata Mbak Ajeng.

Di sisi lain, ia juga yakin bahwa masyarakat sekarang, khususnya generasi muda semakin pintar dan berani menunjukkan ketidaksukaan terhadap intimidasi dan ancaman.

“Generasi muda banyak yang pinter, mereka melihat berita sehingga wawasannya terbuka. Saya harapkan mereka menjadi tidak mudah diadu domba,” jelasnya.

Pada kegiatan tebus murah kali ini, Mbak Ajeng menyalurkan setidaknya sebanyak 500 paket sembako kepada masyarakat tidak mampu yang tinggal di wilayah Semarang Barat. Diharapkan melalui kegiatan tebus murah itu, masyarakat bisa mendapatkan paket sembako berupa beras 2,5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir sebanyak 1 kilogram dengan harga Rp 35.000.

Sebagai informasi, Mbak Ajeng sudah menggelar tebus murah di tujuh wilayah di Kota Semarang, yakni Kecamatan Kedungmundu, Sendangguwo, Sendangmulyo, Kemijen, Gajahmungkur, Semarang Barat, serta di Kabupaten Semarang.(HS)

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (21/1/2024)

Jelang Pelantikan, PBH Peradi Gelar Konsultasi Hukum Gratis di CFD Stadion Utama Kendal