in

Do Bronx Memang Bukan Petarung Kaleng-Kaleng

HALO SPORT – Arman Tsarukyan dan Charles Oliveira akan berlaga pada April mendatang untuk memperebutkan tiket duel perebutan gelar kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC).

Sabuk juara divisi ringan saat ini dikuasai Islam Makhachev. Makhachev sama-sama pernah mengalahkan Oliveira dan Tsarukyan.

Marco da Matta, pelatih Tsarukyan, menyatakan Do Bronx, julukan Oliveira, memang bukan petarung kaleng-kaleng. Menurut pria asal Brasil itu, Charles lebih berbahaya ketimbang Islam.

’’Do Bronx adalah tukang finis terbaik dalam sejarah UFC. Dia pemukul yang hebat dan juga memiliki jurus jiu-jitsu yang luar biasa,’’ ujar Da Matta seperti dikutip dari Championat.

Dia menambahkan Arman benar-benar harus mewaspadai potensi ’’ledakan’’ Charles di oktagon.

Titel Do Bronx sebagai raja kelas ringan UFC sebelumnya dirampas Makhachev melalui kemenangan cekikan di ronde kedua pada akhir 2022.

Pada laga terkini jagoan berkebangsaan Brasil itu menghabisi Beneil Dariush. Kemenangan serupa juga dicatat Tsarukyan atas Dariush.

Oliveira sudah lama menginginkan rematch kontra Makhachev. Namun, kubu Islam mengaku kurang tertarik dan berniat menghadapi lawan yang lebih segar.

Namun, Bos UFC Dana White kemudian mengumumkan laga Arman versus Oliveira dan pemenangnya berhak jumpa Makhachev.

Rekor Do Bronx saat ini adalah 34 kali menang, delapan kali kalah, dan sekali no contest. Pria 34 tahun itu dikenal sebagai raja cekikan.

Dia sudah menang melalui cekikan sebanyak 21 kali.(HS)

Sapa Ribuan Warga Kalsel, Prabowo: Masa Depan Indonesia ada di Kalimantan

Tak Masalah dengan Sesi Sprint