HALO SPORT – Sesi Sprint di samping Race banyak dikeluhkan oleh pembalap dan pemilik tim pada MotoGP 2023.
Sejak musim lalu, para pembalap berkompetisi dua kali dalam seminggu untuk mendapatkan poin, yakni lomba sprint pada Sabtu dan balapan utama yang lebih panjang pada Minggu.
Kondisi itu memberikan tekanan berbeda pada para pembalap, baik secara mental maupun fisik. Namun, Brad Binder tak terlalu mempermasalahkan keberadaan sesi Sprint.
Binder (28)mengakui jumlah balapan menjadi lebih banyak, tapi merasa tak keberatan.
’’Saya hanya harus menikmati balapan dan melakukan pekerjaan dengan baik. Saya memiliki sikap yang berbeda dari pembalap lain karena saya tak pulang ke rumah setiap pekan,’’ kata Binder seperti dilansir dari Speedweek.
Rider tim pabrikan KTM ini malah menyukai sesi Sprint. Lomba sprint memang lebih menuntut secara fisik.
’’Saya lebih menikmatinya ketimbang sesi balapan yang harus mengatur strategi untuk menghemat ban dan lain-lain,’’ papar pembalap asal Afrika Selatan (Afsel) ini.
Pada MotoGP 2024, Brad masih berpasangan dengan Jack Miller.
Musim lalu Binder menjadi satu-satunya pembalap yang mampu bersaing secara rutin dengan para rider Ducati.
Dalam klasemen akhir, dia menempati posisi keempat di bawah Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.
Binder pernah menjadi juara dunia Moto3 pada 2016. Dia mulai masuk kelas utama MotoGP pada 2020. Dari 72 kali start, Brad menang dua kali dan 10 kali naik podium.(HS)