HALO SPORT – Chelsea ingin melego gelandang Conor Gallagher jika terjadi kesesuaian harga.
Di sisi lain, Gallagher (23) masih ingin bertahan di Stamford Bridge.
Seperti dikutip dari The Guardian, kontrak Gallagher akan habis pada Juni 2025 dan sejauh ini belum ada tanda-tanda untuk diperpanjang.
Sementara The Blues enggan menahan pemain yang masa baktinya tinggal semusim lagi.
Si Biru lebih memilih melepas Conor daripada kehilangan dia secara gratis.
Kebetulan Gallagher diminati banyak klub, seperti Tottenham Hotspur, West Ham United, Bayern Munich, dan Newcastle United.
Jika ada yang berani membayar 50 juta euro, Chelsea akan sulit menolak.
Namun, Gallagher tak mau terburu-buru untuk meninggalkan klub yang dibelanya sejak berusia delapan tahun itu.
Saat ini dia masih dinilai penting oleh manajer Mauricio Pochettino.
Bahkan, Pochettino memuji Conor yang serba bisa, bertenaga, dan memiliki karisma sebagai salah satu kapten tim.
Jika tak ada perpanjangan kontrak, nasibnya bisa seperti Mason Mount, salah satu produk akademi Chelsea yang dilepas ke Manchester United saat kontraknya tersisa semusim.
Demi menjaga keuangan klub yang sedang disorot terkait aturan Financial Fair Play (FFF), Chelsea siap menjual Gallagher dengan harga yang cocok.
Seperti diketahui, menjual pemain akademi akan dihitung sebagai keuntungan 100 persen dalam FFP.
Kalau kontraknya tak diperpanjang, melepas Gallagher bakal memberi lonjakan pendapatan yang signifikan bagi laporan keuangan klub.
Misi ke depan Chelsea memang tak seperti yang diharapkan Conor. (HS-06)