HALO KENDAL – Akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah di Kendal, Selasa malam (2/1/2024), menyebabkan sejumlah pohon di beberapa titik tumbang. Adapun kejadian pohon tumbang diketahui Rabu dinihari (3/1/2024), yaitu di Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh dan Desa Truko, Kecamatan Kangkung.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Ali Sutaryo mengatakan, pohon tumbang yang terjadi di Desa Pucangrejo yaitu di jalan raya Pantura Nasional, tepatnya di wilayah Dukuh Bugel Wetan.
Dalam kejadian tersebut sempat mengakibatkan kemacetan sepanjang dua kilometer dari arah Semarang menuju ke Jakarta.
“Pohon tumbang jenis angsana tumbang di jalan Pantura Nasional, Desa Pucangrejo, dengan diameter 90 sentimeter. Tumbang menimpa jaringan listrik lampu penerangan jalan raya dan menutup akses jalan utama dari arah Semarang menuju ke Jakarta. Sehingga mengakibatkan kemacetan total,” terang Ali Sutaryo, Rabu (3/1/2024).
Dirinya juga menjelaskan, kejadian pohon tumbang yang pertama adalah pohon berjenis sengon dengan diameter 25 sentimeter dan pohon mangga dengan diameter 30 sentimeter, yang menimpa dua rumah warga di Desa Truko.
“Untuk yang di Desa Truko itu pohon tumbang menimpa dua rumah warga atas nama Ahmad Mutiali dan Rizal. Pohon tumbang menyebabkan kerusakan ringan di bagian atap kedua rumah warga tersebut,” jelas Ali Sutaryo.
Dirinya juga menegaskan, dari dua kejadian pohon tumbang yang hampir bersamaan tersebut, petugas BPBD Kendal langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
“Yang pertama kita melakukan normalisasi pemotongan pohon yang menghambat di jalan raya Desa Pucangrejo. Kemudian di Desa Truko pagi tadi juga sudah kita tangani. Alhamdulillah sudah selesai untuk penanganan pohon tumbang,” tandas Ali Sutaryo.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat, supaya lebih waspada dan berhati-hati di saat penghujan ini. Selain itu, dirinya juga menyampaikan pesan, supaya warga bisa memotong pohon-pohon besar secara mandiri di lingkungannya.
“Imbauan kami kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk berhati-hati. Dan jika banyak pohon besar kiranya bisa dipotong agar tidak mengakibatkan bencana. Untuk saluran drainase di sekitar rumah untuk dibersihkan dan jangan membuang sampah sembarangan,” pungkas Kepala Pelaksana Harian BPBD Kendal. (HS-06)