in

Pemerintah Salurkan BLT Atasi Dampak El Nino Bagi Kelompok Rentan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai Temu Wicara Bersama Masyarakat Yogyakarta Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, di Kantor Pos Cabang Utama Yogyakarta, Minggu (24/12/2023). (Foto : Ekon.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah mengharapkan agar hingga 31Desember 2023 ini, seluruh bantuan langsung tunai (BLT) El Nino telah disalurkan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai Temu Wicara Bersama Masyarakat Yogyakarta Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, di Kantor Pos Cabang Utama Yogyakarta, Minggu (24/12/2023).

Airlangga terjun langsung ke masyarakat, guna memastikan ketepatan penyaluran dan sekaligus menyaring aspirasi masyarakat, terkait kemanfaatan dan keberlanjutan program bantuan tersebut.

Erlangga mengatakan secara keseluruhan, hingga 21 Desember 2023, BLT El Nino yang telah disalurkan sejumlah Rp 6,72 triliun atau mencapai 89,36 % dan sebesar Rp 795 juta bantuan sedang dalam proses penyaluran.

Dengan total anggaran Rp 7,52 triliun, BLT El Nino telah disalurkan Pemerintah mulai November hingga Desember 2023, dengan besaran Rp 400 ribu per 2 bulan atau Rp 200 ribu per bulan.

Penyaluran BLT El Nino menyasar kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan untuk Kota Yogyakarta tercatat terdapat 22.810 KPM, dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 9,12 miliar.

Untuk diketahui, di pengujung 2023, kondisi perekonomian global masih dibayangi dengan berbagai tantangan dan ketidakpastian, termasuk fenomena El Nino.

El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu muka laut (SML) di atas kondisi normalnya, di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.

Pemanasan ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah, namun mengurangi curah hujan di wilayah sekitarnya, termasuk di Indonesia.

Bagi Indonesia, El Nino berdampak signifikan, antara lain kekeringan, kekurangan air bersih, gagal panen, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Jadi kenapa kita berikan, karena tadi kering terus maka kita antisipasi harga-harga akan ada kenaikan tapi Alhamdulillah Pemerintah bisa jaga harga beras realtif stabil, minyak goreng stabil, sehingga kita bantu untuk penyangga,” kata Airlangga, seperti dirilis Ekon.go.id.

Dialog

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga berdialog langsung dengan 5 penerima BLT El Nino dari Kelurahan Mujamuju, Kota Yogyakarta.

Kelima penerima yang merupakan pekerja informal dan ibu rumah tangga tersebut, menyampaikan bahwa program BLT El Nino yang diberikan sangat membantu dan dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Program tersebut juga telah berjalan dengan baik, sehingga penerima bantuan berharap agar BLT tersebut dapat dilanjutkan untuk tahun 2024 mendatang.

Menko Airlangga menuturkan bahwa selain memberikan BLT El Nino, Pemerintah juga telah memberikan sejumlah bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) hingga bantuan pangan berupa pemberian beras 10 kilogram.

Upaya tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi kelompok rentan, serta menjadi bentuk implementasi dari penerapan ekonomi Pancasila.

Dalam sesi doorstop, Menko Airlangga menjelaskan bahwa Pemerintah menggandeng PT Pos Indonesia, untuk penyaluran BLT tersebut, karena memiliki jaringan di setiap kota / kabupaten. Dengan demikian diharapkan dapat mendorong ketepatan sasaran.

PT Pos Indonesia juga telah berpengalaman dalam menyalurkan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), saat pandemi Covid-19 lalu.

“Saya ke lapangan kita tanyakan langsung ke masyarakat, perlu dilanjutkan atau tidak, apakah ini tepat sasaran, dan tadi setelah dicek dengan dialog ternyata mereka sangat membutuhkannya,” kata Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Perwakilan Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan Kementerian Sosial Hadi Waluyo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono, serta Kepala Regional IV Pos Indonesia Helly Siti Halimah. (HS-08)

Lalu Lintas Padat, Polisi di Brebes Imbau Pengendara Waspada

Harga Bahan Pokok Semakin Naik, Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Kendalikan