in

Sambut Natal, DPD REI Jateng Salurkan Donasi dan Aksi Sosial di Panti Asuhan dan Gereja.

Suasana aksi sosial piring kasih atau pemberian makan gratis kepada warga yang digelar oleh DPD REI Jawa Tengah dalam menyambut Natal di Gereja St. Theresia Bongsari Semarang, Kamis (14/12/2023).

HALO SEMARANG – Menyambut Perayaan Natal 2023, banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Seperti yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Jawa Tengah yang ikut memberikan bantuan berupa donasi dan sembako kepada anak Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih Semarang, pada Kamis (14/12/2023).

Tak hanya itu, aksi sosial juga dilaksanakan pada hari yang sama dan lokasi yang berbeda yaitu di halaman Gereja St Theresia Bongsari Semarang, dengan membagikan makan siang gratis sebanyak 300 porsi kepada warga.

Romo Eduardus Didik Chahyono SJ, selaku Pastor Paroki Santa Theresia Bongsari Semarang mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas aksi sosial dari DPD REI Jateng membantu warga yang ada di sekitar gereja. Sekaligus dalam menyambut Hari Raya Natal dengan berbagai berkat, melalui piring kasih atau makan gratis.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan di gereja dan sudah memasuki tahun yang kelima, yakni tiap hari Kamis, menyediakan makan gratis kepada warga. Semoga apa-apa yang diberikan tersebut bermanfaat untuk masyarakat,” katanya, di sela acara.

Sebelumnya, DPD REI Jawa Tengah memberikan bantuan berupa sembako dan donasi untuk yayasan Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih. Adapun pemberian bantuan dilakukan secara simbolis kepada Ketua Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih Semarang, Sr Magdalena yang diberikan oleh Sekretaris 2 DPD Jawa Tengah, Kendarto.

Ketua Panti Asuhan Bhakti Asih, Sr Magdalena mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas aksi sosial bantuan dari masyarakat maupun lembaga seperti salah satunya dari DPD REI Jawa Tengah ini, dalam suasana menyambut Natal dengan ikut berpartisipasi mencukupi segala kebutuhan anak-anak.

“Kami menerima apa saja, baik itu uang, sembako maupun pampers yang dibutuhkan anak. Total saat ini ada sebanyak 36 anak dan dalam waktu dekat ini akan ada tambahan satu anak lagi. Mereka berasal dari seluruh Indonesia, dari Papua, Jakarta, dan wilayah Jawa Tengah. Pada umumnya bantuan yang masuk selama ini lebih banyak dari pihak swasta, kemudian ada dari Dinas Sosial,” pungkasnya. (HS-06)

Pengamat Politik: Tudingan Anies ke Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi Gabung di Kabinet Jokowi Keliru

Sembilan Orang Diduga Teroris di Jateng Diamankan Densus 88