in

Bupati Rembang Resmikan  Sentra Kuliner Teras PLN

 

HALO REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz meresmikan embrio sentra kuliner, Selasa (12/12/2023).

Sentra kuliner di bekas bioskop Era, sebelah barat perempatan Jaini itu, digadang-gadang menjadi tempat penjualan aneka makanan siap saji khas Rembang.

Terdapat tujuh stand yang diisi berbagai produk UMKM Rembang, mulai es dawet siwalan sampai lontong tuyuhan.

Bupati Hafidz mengatakan teras PLN ini menjadi embrio pengembangan UMKM, terutama di wilayah Rembang Kota.

Pihaknya akan meneruskan pembangunan sentra kuliner di bagian timur.

“Pada 2024 kami anggarkan untuk menyelesaikan atau menyempurnakan pusat kuliner khas Rembang ini. Sehingga masyarakat dari dalam maupun luar daerah ini bisa mampir berkunjung di sini,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Bupati mengungkapkan keyakinan, bahwa jika penjual makanan khas Rembang mempunyai tempat yang tersentral, maka akan menjadi daya tarik tersendiri.

Hal itu lantaran pengunjung dapat dengan mudah memilih menu masakan khas Kota Garam ini.

Hafidz menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melengkapi fasilitas toilet di sentra kuliner ini. Sehingga pengunjung bisa lebih merasa nyaman.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M.Mahfudz menambahkan sebelumnya di lokasi itu ada 15 pertokoan dengan tujuh orang pemilik.

Namun sekarang pihaknya hanya memperbolehkan satu pedagang satu lapak.

“Dari 15 kios ini , dulu yang punya ada 7. Sekarang satu orang kami berikan satu tempat, walaupun dulu punya 2 , punya 3 , agar ada pemerataan,” jelasnya.

Ia berharap nantinya kios -kios di sentra kuliner ini bisa menjual bermacam masakan khas Rembang.

Seperti sayur mrico, mangut ,  sate serepeh, lontong tuyuhan dan minuman kawis, siwalan serta kopi.

Sementara itu Manager PT PLN Persero UPT Semarang, Novrizal Erdiansyah mengungkapkan harapan bisa membantu pengembangan sentra kuliner ini.

Namun demikian kelanjutan langkah tersebut, menunggu pertemuan dengan Dindagkop dan UKM Rembang..

“TJSL ini tiga tahun berturut – turut PLN bertemu dengan Dindagkop dan UKM, alhamdulillah kata Bupati menjadi embrio sentra kuliner. Kami menunggu proposal dari dinas perdagangan ini kami coba evaluasi lagi, mudah-mudahan bisa berkelanjutan agar manfaatnya bisa lebih besar lagi, ” kata dia. (HS-08)

Jelang Nataru, Polda Jateng Keluarkan Imbauan Waspada Covid-19 Eris

Terima Penghargaan IGA 2023 dengan Predikat Terinovatif, Bupati Blora Sebut Lebih Baik Dibanding 2022