in

166 Mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Kendal Diwisuda

Acara wisuda ke-11 Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) tahun 2023 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Sabtu (9/12/2023).

HALO KENDAL – Peningkatan kualitas pendidikan dan mengikuti perkembangan teknologi terus dilakukan supaya bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain. Hal itu disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK), Dr KH Ahmad Tantowi MSi, saat wisuda 166 mahasiswanya, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kabupaten Kendal, Sabtu (9/12/2023).

Peserta wisuda ke-11 STIK Kendal tahun 2023 meliputi tiga Program Pendidikan (Prodi) Strata 1, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) 114 peserta, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 13 peserta dan Prodi Ekonomi Syariah (ES) 39 peserta.

“STIK Kendal berdiri tahun 2003, waktu itu hanya ada Prodi Pendidikan Agama Islam. Kemudian pada tahun 2017 menambah dua Prodi, yakni Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Prodi Ekonomi Syariah. Sekarang ketiga Prodi sudah berjalan,” terang Tantowi dalam rilis yang diterima halosemarang.id.

Dijelaskan, peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan agar bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi lain.

“Selain itu juga mengikuti perkembangan teknologi, sehingga saat ini pendidikan di STIK Kendal sudah berbasis IT, baik kampus maupun dosen sudah difasilitasi dengan IT yang cukup bagus. Perguruan Tinggi tidak boleh ketinggalan zaman, agar bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi lain,” jelas Tantowi.

Upaya lainnnya adalah memperbanyak kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Kegiatan mahasiswa lebih diaktifkan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Meliputi lembaga pers mahasiswa, bidang berita, seni, penelitian dan pengabdian masyarakat. Jadi tugas penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan keharusan bagi perguruan tinggi. Sehingga, setiap dosen diharuskan banyak mengadakan penelitian yang hasil penelitian akan dipublikasikan di Jurnal Kampus,” beber Tantowi.

Ditambahkan, pihak kampus juga telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, seperti Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia dan Universitas Sains Malaysia.

Selain itu, lanjut Tantowi, juga dilaksanakan pertukaran dosen, sekaligus beasiswa pendidikan dosen kuliah di Malaysia. Program mahasiswa yang sudah dilakukan yaitu kuliah kerja nyata (KKN) dan praktik pengalaman lapangan (PPL) mahasiswa di Malaysia.

“Kemudian meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana, seperti library digital dan kerja sama dengan Perpustakaan Daerah Kendal dan perpustakaan lainnya. Saat ini sedang membangun Gedung dua lantai untuk ruang dosen, perpustakaan dan aula untuk kegiatan seminar dan workshop,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Kendal, Sugiono dalam sambutannya mengatakan, keberadaan suatu perguruan tinggi ditentukan oleh kualitas pendidikan dan para alumni. Menurutnya, jika alumni banyak yang sukses, maka keberadaan perguruan tinggi akan semakin terangkat.

“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kendal sangat memberikan support kepada seluruh perguruan tinggi di Kabupaten Kendal agar semakin baik kualitasnya. Kami juga selalu melibatkan perguruan tinggi di Kabupaten Kendal dalam berbagai kegiatan, bahkan dalam pengambilan suatu kebijakan selalu melibatkan perguruan tinggi di Kendal,” ujarnya.

Sebagai wisuda terbaik Siti Umrotun dari Prodi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,95. Kemudian wisuda terbaik Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah diraih oleh Rizki Awaliyah dengan IPK 3,88 dan wisuda terbaik Prodi Ekonomi Syariah diraih oleh Firna Rohmatun Kafiyah dengan IPK 3,85.(HS)

Siapkan Program Kuliah Gratis dan Bantuan Ibu Hamil, Partai Gelora Optimistis Lolos Senayan di Pemilu 2024

Sambut Perayaan Natal, Hotel dan Mal di Kota Semarang Mulai Dihiasi Pohon Natal