HALO KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal, menggelar rapat evaluasi pengurus dalam rangka mengevaluasi kinerja 2023 dan menyusun program kerja 2024, di salah satu hotel di kawasan Kaliurang, Yogyakarta, Jumat-Sabtu (17-18/11/2023).
Rapat dibuka Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, yang dalam sambutannya mengajak para seksi di masing-masing bidang untuk mengevaluasi program kerja tahun 2023 dan menyusun program kerja tahun 2024.
“Mari kita sama-sama mengevaluasi kinerja, baik dari bidang maupun seksi-seksinya selama tahun 2023 dan menyampaikan apa saja program kerja untuk tahun 2024 mendatang,” ujarnya saat membuka acara.
Subur mengatakan, saat ini KONI Kendal, mempunyai tiga pilar bidang kekuatan dalam melakukan pembinaan dan pengembangan olahraha di Kendal. Yaitu Bidang Organisasi, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) dan Bidang Sarana Prasarana (Sarpras). Menurutnya, hal itu akan lebih menambah kekuatan apabila ditambah bidang kesehatan.
“Kita ketahui bersama selama ini tiga bidang, yaitu organisasi, binpres dan sarpras telah melaksanakan program dengan maksimal. Sehingga dalam rangka pembinaan dan pengembangan olahraga di Kabupaten Kendal selama ini telah tercakup dengan baik,” ungkapnya.
“Untuk itu, dari bahan evaluasi dari keikutsertaan kita di ajang Porprov 2023 Pati Raya kemarin, maka dipandang perlu untuk seksi kesehatan kita buat bidang sendiri, yaitu bidang esehatan. Supaya kinerjanya lebih fokus dan juga lebih optimal,” imbuh Subur.
Wakil Ketua KONI Kendal Bidang Organisasi, Joko Pranawa Adi memaparkan aspek organisasi dalam menciptakan soliditas organisasi KONI untuk mendukung perbaikan sistem tata kelola organisasi, dengan melibatkan sumber daya yang mampu memberikan semangat perubahan untuk memajukan pembinaan olah raga di Kendal tepat guna, tepat sasaran, dan tepat prestasi.
Dijelaskan, masih adanya beberapa cabor yang belum solid, ditinjau dari dari aspek tata kelola organisasi yang baik, hal ini perlu adanya revitalisasi organisasi dalam konteks pembinaan secara menyeluruh.
“Di tahun 2024, akan melaksanakan berbaagai program, di antaranya penguatan manajemen organisasi kepada para cabor, melaksanakan pelatihan, capacity building dan sebagainya. Sehingga terciptanya sistem tata kelola organisasi KONI Kabupaten Kendal dengan mengembangkan pola manajemen organisasi dalam pembinaan cabang olahraga,” jelas Joko.
Sementara Wakil Ketua KONI Kendal Bidang Binpres, Sunari Sofyan mengatakan, pembinaan prestasi adanya dukungan pembinaan dan pengembangan keolahragaan yang telah dilaksanakan melalui tahap pembinaan, pemantauan, pemanduan, serta pengembangan bakat dan peningkatan prestasi.
Dipaparkan, pembinaan dan peningkatan kualitas serta prestasi olahraga atlet, dalam rangka untuk mendukung dan menjamin ketersediaan atlet kabupaten, serta meningkatkan prestasi olah raga bagi atlet di setiap cabang olahraga, baik tingkat provinsi maupun nasional melalui Puslatkab.
“Sasaran, tercapainya atlet yang pernah berprestasi pada multi maupun single event, terwujudnya penyelenggaraan kejuaraan multi event dan mendukung kegiatan single event di Kendal. Selain itu juga meningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana cabang olah raga yang dimiliki kabupaten. Serta tersedianya dukungan anggaran untuk kegiatan pembinaan,” papar Sunari.
Sedangkan Wakil Ketua KONI Kendal Bidang Sarpras, Muhammad Arfani mengatakan, pemenuhan sarpras sangat penting, karena sarpras merupakan daya dukung yang harus ada untuk meraih prestasi.
Dirinya menyebut aspek dukungan anggaran yang bersumber dari APBD, yang selanjutnya dukungan anggaran tersebut dapat didistribusikan dan dimanfaatkan berupa sarana dan prasarana latihan, untuk mendukung kebutuhan dasar pembinaan cabang olahraga.
“Untuk itu peralatan yang kita salurkan dapat dipergunakan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin, juga dapat merawat dan memelihara peralatan dengan sebaik-baiknya,” ujar Arfani.
Kemudian Wakil Ketua KONI Kendal Bidang Kesehatan, dr Turidin menyampaikan, untuk bidang kesehatan selama ini yang dilakukan yaitu melaksanakan workshop tentang nutrisi, doping, dan penerapan ilmu kesehatan yang dimanfaatkan dalam pembinaan prestasi atlet.
Kemudian pelayanan kesehatan medis, sport massage, psikologi, dan pemeriksaan penunjang Kesehatan, serta memfasilitasi cabang olahraga pada event kejuaraan di Kendal sebagai tim Kesehatan.
“Untuk program 2024, ada pelatihan massage olahraga tingkat dasar dan perawatan cedera. Selain itu diadakan tes kesehatan di Puslatkab, pemberian nutrisi dan vitamin, serta sarana prasarana tim kesehatan, medis dan messure;” ujar dr Turidin. (HS)