HALO SEMARANG – Laga selanjutnya bagi Kamaru Usman, mantan juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), belum menemui titik terang.
Usman kalah dalam partai debutnya di divisi menengah UFC.
Tampil sebagai pengganti Paulo Costa, The Nigerian Nightmare harus mengakui keunggulan Khamzat Chimaev.
Chimaev menang angka dalam duel selama tiga ronde.
Kekalahan itu menggoreskan noda dalam perjalanan karier Kamaru.
Usman kini dilanda keraguan untuk terus berkiprah di kelas menengah.
Jagoan 36 tahun ini sejatinya sudah mendapatkan calon lawan jika memutuskan untuk tetap berada di divisi menengah.
Robert Whittaker, yang berkompetisi di kelas menengah, menyatakan bersedia menjadi lawan Usman dalam partai berikutnya.
Si Malaikat Maut, julukan Whittaket, memang ingin melawan Kamaru.
Dalam laga terakhir, 8 Juli 2023, Robert menyerah TKO ronde kedua kepada Dricus du Plessis.
Plot duel antara Whittaker dan Usman didukung Daniel Cormier, mantan kampiun kelas berat ringan dan berat UFC.
Cormier yakin pertarungan ini tetap menarik, meski tak memperebutkan gelar.
’’Dua orang ini seharusnya bertarung di level setara intensitas perebutan titel,’’ ujar Cormier seperti dilansir BJPenn.
Kini, semua tergantung pada keputusan Bos UFC Dana White.
Whittaker (32) memiliki rekor 24 kali menang dan tujuh kali kalah.
Sementara Usman punya catatan 20 kali menang dan empat kali kalah.
Jagoan asal Nigeria ini butuh hasil positif setelah menelan menelan tiga kekalahan beruntun. (HS-06)