HALO SEMARANG – Polres-polres di Jawa Tengah mulai melakukan pengamanan tahapan dan logistik pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada 2024 mendatang.
Seperti dilakukan Polres Surakarta menggelar latihan pra Operasi (Lat Pra Ops) dengan sandi operasi “Mantab Brata Candi 2024”, di aula Wirasastya’96 Polresta Surakarta, Jumat (20/10/2023).
Latihan Praoperasi dibuka dan dipimpin Wakapolresta Surakarta, AKBP Catur Cahyono Wibowo, didampingi Kabagops Kompol Sutoyo dan dihadiri para Kasatgas, Kasubsatgas dan personel Polresta Surakarta, yang terlibat dalam Operasi Mantab Brata Candi 2024.
Wakapolresta Surakarta, AKBP Catur Cahyono Wibowo, mengatakan latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan personel Polri, dengan membekali pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, dalam melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien.
“Bahwa Operasi Mantap Brata 2024 adalah bagian penting dari persiapan Polri untuk pemilu 2024. Dengan memastikan bahwa personelnya terlatih dan dilengkapi dengan pengetahuan yang baik, Polri dapat membantu memastikan bahwa pemilu dilaksanakan dengan aman dan lancar,” kata AKBP Catur, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Latihan ini, menurut dia juga membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan personel Polri, dalam mengamankan pemilu, mengidentifikasi, dan memitigasi potensi ancaman serta risiko keamanan.
“Juga memastikan bahwa personel Polri siap menghadapi segala kemungkinan pada pelaksanaan tahapan Pemilu, meningkatkan kepercayaan publik pada proses keamanan pemilu secara keseluruhan,” kata dia.
Dengan dilaksanakannya latihan praoperasi Operasi Mantap Brata 2024, dia berharap anggota Polres Surakarta dapat mempedomani aturan, dalam mengamankan pemilu 2024 dengan aman dan lancar.
Di Batang
Sebelumnya, Polres Batang juga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, dalam rangka kesiapan personel dan sarana prasarana (Sarpras) guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024. Kegiatan ini berlangsung di Alun-alun Kabupaten Batang, Kamis (19/10/2023) lalu.
Hadir dalam kegiatan itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Kapolres Batang AKBP Saufi Salamun, unsur Forkopimda serta tamu undangan.
Dalam acara tersebut, Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, membacakan amanat Kapolri yang menegaskan pentingnya persiapan personel dan sarana prasarana dalam memastikan kelancaran pelaksanaan pengamanan Pemilu tahun 2023-2024.
“Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras operasi mantap brata 2023-2024, sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” jelasnya.
Operasi Mantap Brata 2023-2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat. Hal itu dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada pemilu 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah kita lakukan,” terangnya.
Dalam amanat Kapolri, juga disampaikan perlunya pemetaan dan penyelesaian potensi konflik sosial hingga akar masalah serta antisipasi terhadap daerah-daerah yang rawan konflik selama Pemilu.
“Upaya ini melibatkan pencegahan terorisme dan penanganan pelanggaran serta tindak pidana Pemilu secara profesional dan transparan,” tambahnya.
Selain melakukan pengecekan kesiapan personel, juga dilakukan pengecekan sarana prasarana kendaraan dinas untuk mendukung Operasi Mantap Brata 2023-2024.
Operasi ini diharapkan akan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif untuk pelaksanaan Pemilu 2024, yang merupakan tonggak penting bagi demokrasi Indonesia.
Di Salatiga
Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari menyatakan pihaknya bersama para pemangku kepentingan lainnya di Kota Salatiga, siap mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Dia juga mewanti-wanti jajaran anggota Polri, untuk tetap menjunjung netralitas, walaupun mungkin ada saudara atau kerabat yang menjadi calon presiden, calon kepala daerah, atau calon anggota legislatif.
Penegasan itu disampaikan Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, ketika memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata (OMB) Candi 2023, di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Jumat (20/10/2023).
Apel gelar pasukan diikuti oleh personel dari TNI, anggota Polres Salatiga, Satpol PP Kota Salatiga, BPBD, PMI, KPU, Bawaslu, Dinas Kesehatan dan instansi lainnya.
Dalam kegiatan apel ini, juga digelar kendaraan dinas Polri yang akan disiapkan dalam menunjang tugas pengamanan rangkaian Pemilu 2024.
Dalam amanatnya, Kapolres Salatiga menyatakan siap menjamin keamanan pada setiap tahapan pemilu.
Personel Polres Salatiga telah dipersiapkan melalui kegiatan-kegiatan kepolisian antara lain, pengamanan VVIP, Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan kegiatan kepolisian lainnya, guna memastikan pelaksanaaan pemilu dapat berjalan lancar, aman dan damai.
“Selain tugas utamanya adalah pengamanan, saya tegaskan kepada seluruh personel Polri, untuk menjunjung tinggi netralitas. Jangan ada anggota Polri yang mendukung salah satu paslon atau partai politik, walaupun ada anggota keluarganya yang ikut mencalonkan. Saya tegaskan bahwa sebagai anggota Polri harus netral,” kata AKBP Aryuni Novitasari.
Lebih lanjut Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa operasi Mantap Brata 2023-2024 ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia, selama 222 hari terhitung mulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024.
Apel ini melibatkan sebanyak 400 personel yang terdiri dari unsur TNI Polri, Pol PP, Dishub, BPBD, PMI, Dinkes dan Dinsos, dan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana operasi mantap Brata 2023 – 2024 sehingga Polres Salatiga dapat mengawal rangkaian pesta demokrasi ini agar berjalan dengan aman dan lancar.
Dalam Operasi Mantab Brata ini, kami terus bekerja sama dengan stake holder terkait, berkoordinasi dan kolaborasi antar pilar sentra Gakkumdu agar penanganan dalam pelanggaran pemilu dapat dilakukan secara profesional dan transparan, hal ini merupakan upaya kami menjaga kota Salatiga senantiasa aman dan kondusif.
Untuk itu, harapan kami kepada seluruh masyarakat Kota Salatiga agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas pada pemilu 2024 mendatang.
Apapun pilihan Anda, jangan sampai perbedaan menjadikan tercerai berai. Mari bersama-sama menjaga kota Salatiga tercinta ini tetap menjadi kota yang toleran, aman, damai dan kondusif. (HS-08)