HALO SEMARANG – Liga Primer Inggris 2023-2024 baru menyelesaikan pekan ketujuh, tapi sepak terjang Marcus Rashford sudah meredup.
Penyerang Manchester United (MU) itu baru mencetak satu gol dari tujuh laga.
Padahal, musim lalu Rashford mampu menghasilkan 17 gol dari 35 pertandingan di Premier League.
Musim ini ketajaman Rashford menurun drastis, meski dia selalu bermain sejak menit awal.
Selepas kedatangan striker Rasmus Hojlund, Marcus kembali ke posisi terbaiknya di sektor sayap.
Masalah penyelesaian akhir menjadi problem besar untuk pemain 25 tahun ini.
Tentang merosotnya produktivitas Rashford, manajer Erik ten Hag meminta fans The Red Devils untuk bersabar.
’’Rashford harus lebih banyak mencoba, tim juga harus lebih banyak mencoba untuk mencetak gol,’’ tutur Ten Hag seperti dikutip dari Mirror.
Performa Marcus saat ini memang berbanding terbalik dengan gajinya.
Dia dikontrak Setan Merah hingga 30 Juni 2028 dengan gaji 15,6 juta poun per tahun.
Kontribusi minim Rashford dikritisi mantan manajer Newcastle United dan Crystal Palace, Alan Pardew.
’’Dia mungkin ada dalam daftar sepuluh besar pemain dengan bayaran termahal di negara ini, tapi apakah dia pantas untuk itu,’’ ujar Pardew.
Dia menilai Marcus terlalu banyak menyia-nyiakan peluang.
Saat Antony diparkir, Rashford dimainkan sebagai sayap kanan.
Sementara sayap kiri, yang merupakan posisi favoritnya, diisi Alejandro Garnacho.
Menurunya ketajaman Rashford berbanding lurus dengan performa MU.
The Red Devils sudah menelan empat kekalahan di Premiership.
Pada pekan kedelapan, 7 Oktober mendatang, Bruno Fernandes akan menjamu Brentford.
Duel kontra Brentford bakal menjadi tes penting buat Ten Hag.
Kalau sampai takluk lagi, bisa-bisa dia didepak dari Old Trafford. (HS-06)