HALO KENDAL – Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, mengadakan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kecamatan Pageruyung yang dilaksanakan di Sekolah Penggerak SD Petung, Senin (2/10/2023).
Peserta lomba FTBI ada 216 peserta yang tediri dari 27 SD se-Kecamatan Pageruyung dan tiap sekolah mengirimkan delapan peserta lomba.
Festival lomba digelar bertepatan dengan Hari Batik Nasional 2023, sehingga sebagian besar pesertanya memakai batik khas sekolah masing-masing. Begitu pula dengan panitia, pendamping lomba, dan juri di wajibkan untuk memakai pakaian batik.
Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Pageruyung, Mujiyono MPd mengatakan, dalam lomba FTBI, siswa sebagai pemeran utama dalam kegiatan tersebut, yaitu sebagai tunas penerus dalam pelestarian bahasa ibu.
Oleh karena itu, menurutnya penting sekali adanya inovasi baru untuk membangkitkan semangat dan gairah siswa untuk belajar dan mencintai bahasa ibu.
“Harapannya FTBI ini bukanlah salah satu tujuan akhir sebuah program pengembangan bahasa dan sastra daerah, akan tetapi ini sebuah gerakan awal dalam upaya pelestarian bahasa dan sastra daerah. Sehingga peserta didik nantinya dapat melestarikan budaya daerahnya,” ungkap Mujiyono.
Sementara itu, Pantia Lomba FTBI, Haryanto SPd mengatakan, ada empat cabang lomba yang dilombakan, yaitu medongeng, menulis cerkak, berpidato, membaca dan menulis aksara jawa.
Tujuan lomba FTBI, menurutnya bagian dari rangkaian kegiatan Merdeka Belajar yaitu revitalisasi bahasa daerah, media apresiasi kepada para peserta revitalisasi bahasa daerah yang dilakukan secara berjenjang, memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya karya kreatif dan inovatif bagi peserta didik SD, dengan mengedepankan sikap sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal.
“Sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan, menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa, menumbuh-kembangkan sikap sportivitas dan kompetitif peserta didik sejak dini, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter, serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi peserta didik,” beber Haryanto.
Dikarenakan setiap event lomba terdiri dari peserta putra dan putri, maka masing-masing jenis lomba diambil enam kejuaraan. Juara satu sampai peringkat ketiga memperoleh piala dan piagam, sementara untuk harapan satu sampai ketiga hanya mendapatkan piagam.
“Untuk juara satu dari masing-masing jenis lomba, nantinya akan mewakili Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Pageruyung pada ajang FTBI-SD tingkat Kabupaten Kendal yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (15/10/2023) mendatang,” pungkas Haryanto. (HS-06)