in

Peringati Harlah Ke-2, Paguyuban Kades Bahurekso Kendal Gelar Selawat Kebangsaan Bersama Gus Ali Gondrong

Selawat Kebangsaan dan terima kasih kepada Ganjar Pranowo bersama Gus Ali Gondrong dalam rangka Harlah ke-2 Paguyuban Kades Bahurekso Kendal, di lapangan Desa Kalirandugede, Cepiring, Kendal, Sabtu malam (30/9/2023).

HALO KENDAL – Paguyuban Kepala Desa (Kades) Bahurekso Kendal menggelar Selawat Kebangsaan menghadirkan Mohammad Ali Sodiqin atau Gus Ali Gondrong, di lapangan Desa Kalirandugede, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Sabtu malam (30/9/2023).

Acara yang juga diisi dengan doa bersama dan ucapan terima kasih kepada mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang saat menjabat selalu membantu pemerintah desa dan masyarakatnya, khususnya dalam program pembangunan.

Selain dihadiri Sekda Kendal, Sugiono, dan Kepala Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni, acara juga dihadiri puluhan kepala desa di Kendal, serta ribuan jemaah yang datang dari berbagai daerah di wilayah Kecamatan Cepiring dan sekitarnya.

Ketua Paguyuban Kades Bahurekso Kendal, Abdul Malik dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang antusias menghadiri Selawat Akbar dalam rangka Harlah kedua Paguyuban Kades Bahurekso Kendal.

“Kegiatan digelar selain untuk memperingati Harlah ke-3 Paguyuban Kades Bahurekso Kendal, juga untuk mempererat silaturahmi antarkades dengan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Pada kesempatan tersebut Malik juga mengucapkan terima kasih kepada mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang selama menjabat telah membantu program-program desa terutama dalam pembangunan dan ekonomi kerakyatan.

“Terima kasih bapak Ganjar Pranowo atas perhatiannya selama ini kepada kami masyarakat di desa, khususnya di Kabupaten Kendal. Teriring doa semoga apa yang menjadi cita-cita terkabul dan senantiasa diberikan kesehatan dari Allah Subhanahu Wataala,” ungkap Malik diamini para jemaah yang hadir.

Sementara Sekda Kendal, Sugiono yang mewakili Bupati Kendal, dalam sambutannya menyampaikan selamat Harlah kepada Paguyuban Kades Bahurekso Kendal.

“Semoga ke depannya, para kades di 266 desa yang ada di Kabupaten Kendal terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal, dalam mendukung program pembangunan dan mewujudkan Kendal Handal, Unggul, Makmur dan Berkeadilan,” ujarnya.

Sekda Kendal juga menyampaikan, Bupati Kendal mengapresiasi atas kinerja dan kebersamaan para kepala desa dalam menjaga komitmen dan integritas untuk membangun desa dan mensejahterakan masyarakatnya.

“Bapak Bupati berharap, supaya Paguyuban Kades Bahurekso terus menjadi wadah silaturahmi para Kepala Desa di Kabupaten Kendal, untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman. Sehingga bersama-sama melaksanakan berbagai program yang menjadi visi misi Pemerintah Kabupaten Kendal,” ungkap Sugiono.

Karena, lanjut Sekda Kendal, kepala desa merupakan satu keluarga besar dengan Pemkab Kendal. Sehingga kepala desa harus bersinergi, baik mulai di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga pemerintahan di atasnya.

“Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi tahun politik di mana pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta DPR dan DPRD akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah, baik Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Sehingga para kepala desa bisa turut menjaga kondusifitas di wilayahnya,” pesan bupati melalui Sekda Kendal.

Selain itu, kepala desa juga harus bisa menjadi ujung tombak dari program pembangunan di 266 desa di Kendal. Diharapkan kebersamaan dan keguyuban para kepala desa bisa terus terjalin.

“Yang terakhir, mari bapak ibu sekalian, kita berjuang dan berikhtiar dalam memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kendal yang kita cintai. Serta bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Sekda Kendal mengakhiri sambutan bupati.

Sementara dalam tausiahnya, Gus Ali Gondrong pendiri Mafia Sholawat menekankan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan meneriakkan yel-yel “NKRI Harga Mati!”.

Kegiatan kemudian diisi dengan selawat yang dipimpin langsung oleh Gus Ali Gondrong dengan group Mafia Sholawat nya yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Bagimu Negeri dan lagu lainnya, serta pembacaan teks Pancasila dan dilanjutkan selawatan.

Gus Ali Gondrong menegaskan selawat itu bisa menembus batas. Ia pun meyakini doa akan terkabul dengan diiringi selawat. Selain itu selawat merupakan solusi yang tepat dilakukan bagi orang yang beriman kepada Allah SWT. Karena menurutnya, selawat bisa membuat hati menjadi adem. Apalagi, menjelang tahun 2024, yang suhu-suhu politik mulai memanas.

“Saya berpesan kepada seluruh umat muslim di Indonesia untuk terus berselawat dan optimis menghadapi tahun politik 2024. Saya tetap optimistis Indonesia bisa lebih baik. Jangan takut maupun khawatir, perbanyak selawat dan doa kepada Allah,” tandasnya.(HS)

Satuan Samapta Polres Rembang Monitoring Wisata Pantai Wates

Ketua Forsekdesi Kendal Memutuskan Mundur, Ini Alasannya