in

Ducati Sudah Antisipasi Sirkuit Buddh

HALO SPORT – MotoGP India akan berlangsung di Sirkuit Internasional Buddh, Uttar Pradesh, 22-24 September 2023.

Sirkuit Buddh dianggap sebagai lintasan yang sangat menantang bagi semua pembalap.

Namun, perkembangan teknologi mempermudah hidup tim balap di MotoGP.

Menghadapi balapan di sirkuit baru seperti seri MotoGP India pun bukan lagi masalah besar.

Sirkuit Buddh baru kali ini menjadi tuan rumah balapan MotoGP sejak resmi dibuka pada 2011 dengan balapan bergengsi Formula 1 pada tahun yang sama.

Pembenahan sirkuit agar layak digunakan untuk balap motor yang berlangsung menjelang akhir pekan lomba membuat kesempatan tes tidak memungkinkan.

Akan tetapi, berkat teknologi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, tim bisa mendapat berbagai petunjuk tentang setelan yang harus dipakai tanpa harus mencoba secara langsung.

Ducati adalah salah satu tim yang memanfaatkannya.

Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi menuturkan timnya sudah mengantongi setelan dasar untuk menghadapi Grand Prix (GP) India.

‘’Kami punya teknisi yang melakukan perhitungan, simulasi. Berkat mereka, kami menyelesaikan rasio gigi dan menebak beberapa setelan,’’ ungkap Tardozzi seperti dilansir dari GPOne.

Ducati telah melakukan investasi besar dengan teknologi komputasi dalam beberapa tahun terakhir.

Fokus Ducati terhadap sektor analisis data bisa terlihat dari bagaimana mereka menjadi pabrikan dengan jumlah pembalap paling banyak di MotoGP, yakni delapan rider.

Ada 60 sensor yang terpasang di setiap motor Ducati Desmosedici.

Sensor-sensor ini mengukur secara langsung variabel-variabel seperti rotasi ban, kecepatan, grip, akselerasi, hingga sudut kemiringan.

Koleksi data besar ini bukan hanya membantu Ducati mendapatkan hasil yang lebih akurat, melainkan juga membantu pembalap mereka dalam mengembangkan diri.

Setiap pembalap Ducati bisa mengintip data pembalap-pembalap sepabrikan untuk mengetahui bagaimana mereka harus melewati setiap sektor di lintasan.

Menemukan setelan motor lebih cepat makin krusial bagi Ducati karena pembalap andalan mereka, Francesco Bagnaia, baru saja mengalami cedera.

Kini, kondisi Bagnaia sudah fit dan siap mendominasi lagi. (HS-06)

Kali Ini Butuh Perjuangan Lebih Berat

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (22/9/2023)