HALO KENDAL – Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii melaksanakan pengecekan rencana betonisasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2023, di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin (11/9/2023).
Dandim Kendal saat melakukan pengecekan pekerjaan mengatakan, betonisasi jalan dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0715/Kendal tahun 2023 yang akan dibuka pada 20 September 2023 dan ditutup 19 Oktober 2023.
“Program TMMD 2023 di Desa Purwogondo, Boja, akan dilakukan betonisasi jalan sepanjang 1.200 meter, lebar tiga meter, dan tebal 0,12 meter, di samping Balai Benih Ikan Boja. Selain itu juga dibangun gorong dua unit, panjang empat meter, lebar 0,6 meter dan tinggi satu meter,” beber Letkol Inf Jenry Polii.
Dijelaskan, untuk anggaran berasal dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 191 juta, APBD Kabupaten Kendal sebesar Rp 550 juta, Dana Banprov sebesar Rp 200 juta, Baznas Provinsi (12 Unit RTLH) Rp 240 juta atau Rp 20 juta per rumah, dengan total mencapai Rp 1.181.000.000.
“Personel yang dilibatkan atau Satgas TMMD sebanyak 150, dengan rincian Komando Satgas 15 personel, tim asistensi penyuluhan 25 personel dan SSK TMMD 110 personel. Kemudian dibantu 47 personel Yonif 410/Alg, 10 personel Zipur atau Zibang, 10 personel Polres Kendal, 15 persone Lanal Semarang, 28 Personel Yon Arhanud 15/Dby, serta komponen masyarakat sebanyak 210 orang,” beber Letkol Inf Jenry Polii.
Dandim Kendal berharap, dengan pembangunan betonisasi program TMMD Kodim 0715/Kendal, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Desa Purwogondo dan sekitarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo juga melakukan pengecekan rehab kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin (11/9/2023).
Dikatakan, pengecekan rehab kolam ikan di BBI Boja dilakukan untuk memastikan kondisi beton kolam tidak bocor, dan kesulitan air baku untuk BBI Boja selama kemarau bisa teratasi.
“Alhamdulillah, ada pembangunan akses dari program TMMD Kodim 0715/Kendal di dekat Balai Benih Ikan Boja. Sehingga aksesnya semakin mudah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Hudi.
Dijelaskan, saat ini ada 35 kolam di BBI Boja, dengan tujuh jenis ikan baik induk maupun benih. Terdiri dari ikan nila, lele, gurami, bawal, patin, tawes dan kalper. Untuk jumlah induk keseluruhan kurang lebih 2.500 ekor, sedangkan benih di kisaran 10.000 ekor.
“Ya untuk mencegah terjadinya kebocoran kolam, kami melakukan pengecekan pelaksanaan rehab kolam. Apalagi saat ini sedang kemarau, dan BBI di Boja ini mengandalkan air dari irigasi pertanian,” jelas Hudi. (HS-06)