in

Gelar Reuni, Ratusan Alumni Pegawai Bus Kota “Perum Damri” Berbagi Kenangan

Sebagian para alumni pegawai Perum Damri Bus Kota Semarang, yang meramaikan acara reuni akbar di eks Kantor Perum Damri, jalan Walisongo 407 Semarang, Minggu (3/9/2023).

HALO SEMARANG – Ratusan mantan Pegawai “Perum Damri” yang datang dari berbagai daerah di wilayah di Jawa Tengah dan wilayah lainnya, menghadiri acara Reuni Akbar Perum Damri Unit Angkurtan Bus Kota Semarang, yang digelar di Jalan Walisongo 407 Semarang, Minggu (3/9/2023).

Meski digelar secara sederhana, namun para alumni yang terdiri dari staf, pengemudi, kondektur dan teknik yang pernah bertugas melayani masyarakat dalam transportasi di Kota Semarang dari tahun 1977 hingga 2017 tersebut nampak bahagia.

Setelah sekian lama mereka ada yang terpisah dan tidak pernah bertemu karena kesibukannya masing-masing, menjadikan acara tersebut sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan.

Seperti yang diungkapkan Hasyim Alwi, kondektur bus Damri Semarang yang mulai bertugas sejak tahun 1977. Ia mengaku senang bisa bertemu dengan rekan-rekannya yang dulu bersama membesarkan nama Perum Damri hingga sekarang.

Dikatakan, dirinya sekarang menetap di daerah Sokaraja, Banyumas, menikmati masa tuanya bersama anak dan cucunya.

“Saya dulu mulai masuk tahun 1977. Tarif penumpangnya masih Rp 25. Damri waktu itu masih berbentuk Perusahaan Negara atau PN, kemudian berubah menjadi Perusahaam Umum atau Perum hingga sekarang, entah apa namanya sekarang. Saya dulu sebagai kondektur di berbagai jalur, yang terakhir jurusan Mangkang -Terboyo sampai saya pensiun,” ungkap Hasyim.

Dirinya berharap, dengan ajang silaturahmi, persaudaraan para mantan pegawai Damri dan karyawan yang masih bertugas, bisa terjalin dan terjaga dengan baik serta langgeng.

Harapan yang sama disampaikan para pensiunan Damri lainnya, seperti Slamet Riyadi, Imawan, Abdul Rochim, Heri Isdiyono, Slamet Subagyo, Rosilawati, Istanto, Budi Kris dan pensiunan lainnya.

Tak sedikit yang saling menceritakan kenangan bersama saat bertugas di bus Kota Semarang. Di mana menurut mereka, pada saat puluhan tahun lampau tersebut, menjadi masa kejayaaan Perum Damri.

“Waktu itu Damri masih jaya-jayanya. Berbagai jalur di Kota Semarang pasti ada bus Damri. Ya seharusnya sekarang pun masih melayani masyarakat Kota Semarang dan daerah lainnya. Itu sih harapan kami,” ujar Abdul Rochim.

Bahkan pegawai Damri yang masih aktif bertugas seperti Andri Prasetyo, Edi Suroto, Nasoka, Waluyo dan lainnya juga nampak hadir dan membaur bersama para pensiunan dengan penuh keakraban.

Ketua Panitia Sabarno yang juga mantan kondektur bus kota Damri mengatakan, acara reuni sengaja digelar di eks-kantor Perum Damri atau pool bus Damri Semarang untuk membangkitkan kenangan saat dulu para pegawai bertugas.

Dikatakan, operasional bus kota Damri Semarang berhenti sekitar tahun 2017. Selain armada banyak yang dioperasionalkan di unit-unit daerah lain, juga para pegawainya juga bertugas di berbagai daerah di Indonesia.

“Total, dulu ada sekitar 900-an pegawai Perum Damri Semarang, mulai dari staf, teknik, pengemudi maupun kondektur. Sekarang semua sudah berpencar dan banyak yang pensiun. Mudah mudahan dengan digelarnya acara reuni ini, bisa membangkitkan kenangan zaman keemasan Perum Damri,” ujar Sabarno.

Dirinya menambahkan, untuk menyelenggarakan acara reuni pihaknya mengajukan izin tempat kepada manajemen Damri melalui surat Nomor 01/PPD/VII/2023 dan mendapatkan balasan melalui surat Kepala Divisi Umum Nomor 2068.00/UM.001/SKU/OO/UM/2023, tanggal 1 September 2023.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar, kami dari panitia mengucapkan terima kasih kepada manajemen Damri yang telah memberikan izin untuk penyelenggaraan reuni. Kepada teman-teman yang hadir juga kami ucapkan terima kasih,” imbuh Sabarno.(HS)

Puan Maharani Puji Penanganan Stunting di Klaten

Tahapan Lelang Jabatan di Pemkot Semarang Mulai Dibuka