HALO BOYOLALI – Lebih kurang 300 peserta, mengikuti Trail Adventure Boyolali, yang diselenggarakan Polsek Wonosegoro bersama Wawa Hard Enduro.
Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Rangkaian Bakti Sosial Pembangunan Gedung TPA Desa Lemahireng ini, peserta harus menempuh medan berat, termasuk hutan milik Perhutani.
Kapolsek Wonosegoro, Iptu Manto menyampaikan rute yang dilalui dalam kegiatan ini memang cukup menantang.
Peserta start dari lapangan Desa Lemahireng, untuk kemudian menuju ke utara menyusuri Sungai Anak Kali Serang, dan kemudian masuk ke hutan milik Perhutani.
Walaupun harus melalui medan berat, selama kegiatan peserta Trail Adventure Boyolali dapat menikmati keindahan alam sekitar.
Kegiatan itu kemudian berakhir di Gua Rincing, sebelum kembali ke lapangan Desa Lemahireng sebagai titik finish. Adapun total jarak tempuh peserta sekitar 30 kilometer.
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro, kabupaten Boyolali, Minggu (30/7/2023) itu, menurut dia juga berlangsung lancar.
Terlebih sejak awal, pihaknya telah mengerahkan anggota untuk melakukan pengamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Wonosegoro, Iptu Manto, mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjaga ketertiban di jalur yang dilalui.
Peserta diminta untuk tidak menyebabkan kerugian, baik kepada masyarakat maupun ekosistem hutan yang dilalui selama kegiatan berlangsung.
Hal ini penting untuk menjaga kelestarian alam dan hubungan baik dengan warga sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar peserta dan masyarakat sekitar, serta memperkuat semangat persaudaraan dalam olahraga Trail Adventure.
Dengan acara ini diharapkan menjadi momen yang bermanfaat dan membawa dampak positif bagi masyarakat Boyolali.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kelestarian alam dalam setiap kegiatan olahraga,” kata dia, seperti dirilis polres.boyolali.go.id. (HS-08)