HALO KENDAL – Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Lomba Esai yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-418 Kabupaten Kendal dan Hari Bhakti Adyaksa ke-63 sepi peminat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Erny Veronica Maramba dalam sambutannya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud Kejaksaan Negeri Kendal untuk berkontribusi terhadap peningkatan sumberdaya manusia di Kendal.
Namun dirinya menyayangkan, dari sekitar enam ribuan jumlah pelajar di Kabupaten Kendal, hanya 16 pelajar yang mengikuti lomba karya tulis ilmiah tersebut.
“Kami kaget partisipasi pelajar SMA yang ikut hanya 16 pelajar. Gambaran saya dapat pelajar SMA sederajat ada sekitar enam ribuan. Padahal ini kegiatan baik, yang dapat menggali potensi mereka,” ungkapnya, dalam kegiatan Kolaborasi Menggali Potensi Gen Z/Milenial di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Jumat (21/7/2023).
Adapun juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah diraih Cahaya Daniella Queenimas, siswi SMA Negeri 1 Sukorejo, sementara Juara I Lomba Esai, diraih Muhammad Zidny Kafa, mahasiswa Universitas Gadjah Mada.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Erny Veronica Maramba menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.
Bupati Kendal mengucapkan selamat kepada para juara lomba. Menurutnya kegiatan lomba karya ilmiah dan esai tersebut sejalan dengan visi misi Pemkab Kendal yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta meningkatkan daya saing generasi muda di Kendal.
“Kita memiliki kesadaran bersama dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Kendal. Kegiatan seperti ini dapat meningkatkan daya saing. Apa lagi banyak yang mengusung tema bonus demografi. Itu sangat tepat sekali,” ujarnya.
Bupati Kendal berharap, kegiatan lomba seperti ini dapat diikuti lebih banyak lagi peserta, terutama dari kalangan pelajar.
“Harapannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabuparen Kendal untuk bisa memastikan agar siswa siswi bisa mengikuti lomba yang baik seperti ini,” harapnya.
Usai menerima penghargaan, Siswi SMAN 1 Sukorejo, Cahaya Daniella Queenimas mengaku, karya ilmiah yang dilombakan berjudul Quico Play, Pengenalan Program Berkelanjutan Dengan Permainan Kartu Maya Sebagai Media Edukasi Untuk Meningkatkan Ketanggapan Gen Z Kendal Hadapi Bonus Demografi.
“Jadi itu akronim dari tiga bahasa Inggris yang terinspirasi dari slogannya Pak Sandiaga Uno yang 3G (gercep, geber dan gaspol). Untuk waktu penulisan dan penelitian kurang lebih dua minggu,” terangnya.
Cahaya berharap, ke depannya ia dapat mengembangkan karya tulisnya tersebut, untuk kemudian dipublikasikan dan dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat di Kendal.
“Ya semoga ke depannya, tulisan saya dapat dipublikasikan untuk membantu memberikan edukasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (HS-06)