HALO SEMARANG – Menjelang Lebaran Idul Adha 1444 H yang kurang dari satu pekan lagi, harga bahan kebutuhan masyarakat di beberapa pasar tradisional Kota Semarang masih cenderung tinggi. Bahkan, ada beberapa harga bahan kebutuhan pangan mulai mengalami kenaikan sejak beberapa pekan lalu, seperti telur ayam dan daging ayam.
Saat ini untuk harga telur ayam diharga Rp 30 ribu perkilogram dan daging ayam masih bertahan dikisaran Rp 40 ribu perkilogramnya. Sedangkan, harga cabai juga mengalami kenaikan, terutama jenis cabai keriting merah, yakni berada dikisaran Rp 28-30 ribu perkilogram. Hal itu seperti terpantau di pasar Karangyu dan Pasar Mangkang, pada Minggu (25/6/2023).
Salah satu pedagang di Pasar Karangayu, Daliyem (53) mengatakan, harga daging ayam ada kenaikan dan masih lama bertahan di harga Rp 40 ribu perkilogram. Sebelumnya, dikisaran harga dari Rp 32-38 ribu perkilogram. “Harga daging ayam ini mengalami kenaikan sejak dua pekan lalu. Kita ikut harga dari distributor yang menaikan harganya, apalagi menjelang Idul Adha,” paparnya.
Dikatakan dia, kenaikan harga daging ayam ini dalam beberapa hari ke depan diprediksi masih akan tinggi. Dirinya mengaku adanya kenaikan harga daging ayam cukup berdampak pada penurunan jumlah penjualan setiap hari. “Biasanya tiap hari bisa menjual 1 -1,5 kuintal daging ayam, jadi turun menjadi sampai 80 kilogram – 1 kuintal,” katanya.
Senada dengan penjual daging ayam di Pasar Mangkang, Ida (58) juga mengatakan, ada kenaikan harga daging ayam dan masih tinggi yakni Rp 40 ribu perkilogramnya. Sebelumnya harga daging ayam Rp 36 ribu perkilogram.
“Harga daging ayam terus merangkak naik, setelah Idul Fitri kemarin. Hanya sebentar turun harga, terus kemungkinan harganya akan terus naik lagi sampai mendekati dan setelah Idul Adha nanti,” ujarnya.
Dirinya juga mengaku ada penurunan jumlah penjualan karena adanya kenaikan harga ini. “Bahkan, dari yang biasanya dijual tiap hari turun menjadi separuhnya. Biasanya 3 kuintal jadi berkurang menjadi 1,5 kuintal perharinya,” imbuhnya.
Sementara, pedagang di toko sembako Miguno di Pasar Karangayu, Titin (45) mengatakan, bahan pangan yang mengalami kenaikan dan masih tinggi yakni telur di harga Rp 30 ribu perkilogramnya. Sebelumnya Rp 29 ribu. “Kenaikan harga itu sejak tiga hari lalu,” terangnya.
Sedangkan untuk beras harga masih cenderung normal mulai harga Rp 11 ribu, Rp 12,5 ribu, Rp 13 ribu dan Rp 13,5 ribu perkilogram. “Begitu juga harga minyak Rp 15 ribu perliternya. Sedangkan gula pasir diharga kisaran Rp 14 ribu perkilogram,” katanya.
Pedagang sayur, Agus (27) mengatakan, menjelang Idul Adha, ada kenaikan harga cabai terutama jenis keriting merah saat ini menjadi Rp 30 ribu perkilogram. Sebelumnya, di harga kisaran Rp 28 ribu perkilogram. “Kenaikan harga ini baru kemarin. Kalau jenis cabai setan, rawit ijo masih stabil di harga Rp 28 ribu perkilogram,” jelasnya.
Untuk harga bawang merah dan bawang putih juga masih stabil, yakni bawang merah Rp 40 ribu perkilogram dan bawang putih Rp 34 ribu perkilogram,” katanya.
Untuk kentang masih normal diharga Rp 16 ribu perkilogram. “Tomat turun menjadi Rp 12 ribu perkilogram dari harga Rp 14 ribu perkilogram. Turun Rp 2 ribu, sejak tiga hari lalu. Kalau harga kol dari Rp 7 ribu- Rp 10 ribu perkilogram. Kemungkinan ada penurunan harga karena stok panen dari petani cukup banyak,” pungkasnya.(HS)