HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto di hadapan ratusan tenaga pendidik dari Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan, selama dirinya memimpin maka dana bantuan hibah setiap tahunnya akan meningkat.
“Untuk guru agama di Kabupaten Kendal saya pastikan setiap tahunnya pasti ada peningkatan. Nah ini upaya kita untuk bisa memberikan semangat kepada bapak ibu semua dalam mendidik putra-putri kita yang ada di Kabupaten Kendal,” ujarnya dalam acara penyerahan secara simbolis bantuan hibah penyelenggara pendidikan keagamaan Kabupaten Kendal, di Gedung NU Kaliwungu, Senin (19/6/2023).
Menurut Bupati, sudah menjadi tugas pemerintah bagaimana berpikir untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru-guru di Kendal, khususnya guru keagamaan.
Dan menjadi tugas dan tanggung jawab guru keagamaan, bagaimana bisa terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Untuk itu, pemerintah berupaya terus untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan melalui kompetensi pendidik keagamaan. Meski sedikit demi sedikit, tapi selalu ada perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Bupati.
“Jadi pada tahun 2023, Insya-Allah nanti pada akhir tahun nominal penerimaannya ada peningkatan dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,2 juta. Dan saya sudah intip proposal untuk 2024 sudah sesuai dengan harapan saya ada peningkatan di angka Rp 1,5 juta,” tambahnya disambut tepuk tangan.
Meski demikian, Bupati mengaku, nominal yang disalurkan masih jauh dari harapan. Apalagi berbicara tentang peningkatan sumber daya manusia (SDM), yang salah satunya juga menyangkut kesejahteraan tenaga pendidiknya.
“Tapi dengan keterbatasan yang kita miliki, kita selalu mengupayakan bagaimana ada peningkatan pendapatan kepada guru-guru keagamaan, supaya kualitas pendidikan yang dijarkan ke depannya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.
“Jadi, dengan keterbatasan tersebut, bisa bertemu di titik tengah, bagaimana peningkatan itu ada dan harus linear dengan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan yang ada di Kabupaten Kendal,” lanjut Bupati.
Sementara itu, dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kaliwungu, Mutsahidin mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong total penerima ada 1.546 tenaga pendidik keagamaan.
“Total bantuan yang kami terima sebesar Rp 1.546.000.000. Yaitu untuk Kecamatan Kaliwungu sebanyak Rp 876 juta dan untuk Kecamatan Brangsong sebanyak Rp 670 juta. Kalau dibanding dengan tahun lalu ada peningkatan yang signifikan,” ujarnya.
Mutsahidin berharap, perhatian dari Pemkab Kendal untuk kesejahteraan guru madin lebih ditingkatkan.
“Bisa melalui pendapatan para guru dan juga melengkapi sarana prasarana pendidikan keagamaan seperti TPQ, madrasah maupun pesantren. Karena itu yang kami butuhkan,” ungkapnya. (HS-06)