in

Gelar Panen Hasil Belajar Sekolah Penggerak, Bupati Kendal : Mengajarkan Siswa Bisa Memproduksi Sangat Penting

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat berbincang dengan siswi SD saat meninjau pameran Gelar Panen Hasil Belajar Sekolah Penggerak Kabupaten Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (25/5/2023).

HALO KENDAL – Mengajarkan kepada siswa bagaimana bisa memproduksi dan menjual dinilai sangat penting. Bahkan merupakan salah satu ketrampilan yang seharusnya perlu diajarkan sejak dini, terutama bagaimana memproduksi karya yang bagus.

Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat meninjau pameran Gelar Panen Hasil Belajar Sekolah Penggerak Kabupaten Kendal, yang berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (25/5/2023).

“Biar anak-anak kita mempunyai mindset terkait produk-produk yang bagus itu. Sehingga nanti bisa menghasilkan pemikiran yang kritis terkait dengan produk-produknya,” ujar Dico kepada awak media didampingi istrinya Chacha Frederica.

Lebih lanjut Bupati berharap, siswa bisa memproduksi karya bukan hanya sekadar untuk hobi saja. Tapi bagaimana hobi itu bisa menjadi prestasi dan juga menjadi nilai tambah bagi kehidupan siswa.

“Makanya tadi saya sempat tanya-tanya, ini berapa harganya, kemudian kalau dijual misalkan Rp 5.000, modalnya Rp 2.500, untungnya berapa? Berarti Rp 2.500 kan. Nah jadi mereka sudah terbiasa dengan pemikiran-pemikiran yang seperti itu. Sehingga mereka memiliki mindset ke depan mempunyai karakter,” jelas Dico.

Sebelumnya dalam sambutannya Bupati mengatakan ada 87 sekolah penggerak di Kabupaten Kendal. Pemerintah siap mendukung sekolah tersebut untuk mengembangkan bakat yang dimiliki para siswanya.

“Sehingga apapun yang mereka inginkan dan bakat yang mereka punya, harus kita dukung,” tandasnya.

Dico mengapresiasi hasil dari sekolah penggerak yang ada di Kendal. Menurutnya hasil karya itu merupakan sebuah inovasi yang sangat baik untuk perkembangan dan percepatan dunia pendidikan di Kendal.

“Kita memiliki penerus generasi ke depan yang akan berkontribusi untuk Kabupaten Kendal. Harapan ke depan setiap tahunnya bisa bertambah sekolah penggerak yang ada di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM, Ferinando Rad Bonay mengatakan, dalam kegiatan ini ada 78 dari 87 sekolah penggerak. Karena yang sembilan baru terpilih di tahun ini dan belum ada hasil karya.

Dijelaskan, produk yang dipamerkan merupakan buatan para siswa dan ada yang kolaborasi dengan guru dan orang tua.

“Dengan sekolah penggerak ini ada beberapa hal yang diajarkan kepada anak untuk kritis dan kreatif seperti membuat produk, berakhlak yang baik, mempunyai jiwa gotong royong, solidaritas sesama bangsa jadi hal-hal itu yang diajarkan,” jelas Ferinando.

“Jadi harapannya bukan hanya sekedar kreatif saja, tapi kepada siswa ditanamkan mempunyai karakter yang sangat baik,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Sekolah SD Negeri Petung, Kecamatan Pageruyung, Cristiana menjelaskan, pihaknya menampilkan karya dari limbah plastik yang dibuat menjadi berbagai aksesoris seperti sandal hingga hiasan.

“Banyak limbah plastik yang berserakan kita kumpulkan menjadi barang yang berguna. Semua hasil karya siswa yang didampingi para guru. Harapannya anak-anak bisa memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang bermanfaat serta mempunyai nilai jual,” bebernya. (HS-06)

 

Gelar Turnamen Bulu Tangkis, Ganjar Milenial Ajak Anak Muda Lebih Produktif

Optimalkan PAD, Operasional Johar Baru Bakal Diperpanjang Sampai Malam Hari