HALO BLORA – Sebanyak 42 desa di Kabupaten Blora, saat ini menjadi pilot project layanan Cash Management System (CMS) Bank Jateng. Dengan layanan tersebut, pejabat pemerintah desa dapat melakukan transaksi dari kantornya atau bahkan dari rumah melalui internet.
Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, dalam acara peluncuran pelayanan CMS Bank Jateng untuk pemerintah desa di Blora, Rabu (10/08/2022) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, mengatakan wilayah yang menjadi percontohan tersebut adalah semua desa di Kecamatan Ngawen dan masing-masing satu desa di 15 kecamatan lainnya. Kelak layanan ini dapat diterapkan di semua desa di Blora.
Penerapan CMS ini, merupakan bagian dari upaya Pemkab Blora bersama Bank Jateng, dalam mengimplementasikan elektronifikasi transaksi.
“Program tersebut selain sebagai implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah Kabupaten Blora juga untuk mewujudkan pengelolaan atau penatausahaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan tertib,” kata Wabup, seperti dirilis blorakab.go.id.
Menurutnya, layanan CMS ini merupakan salah satu solusi untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan bagi pemerintah desa.
Jika sebelumnya pejabat pemerintah desa harus datang ke Bank Jateng dan mengantre untuk mencairkan uang dari rekening kas desa (RKD), sekarang mereka bisa bertransaksi dari kantor desa atau dari rumah.
“Sebanyak 42 desa yang menjadi pilot project layanan CMS dan sudah mendapat sosialisasi, bimbingan teknis, diharapkan bisa dengan baik. Selanjutnya tahun depan diharapkan semua desa di Blora juga menggunakan layanan CMS untuk transaksi belanja keuangan desanya,” kata Wabup.
Tri Yuli Setyowati juga berpesan agar para kepala desa yang menjadi pilot project, bisa mengikuti arahan dan aturan yang berlaku.
“Karena approval ada di panjenengan. Artinya tanggung jawab ada di panjenengan. Operator maupun sekretaris desa, yang ada di bawah koordinasi panjenengan, tolong diberikan arahan dan petunjuk yang sesuai aturan. Berikan kewenangan sesuai dengan porsinya,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris PMD Blora, Ignatius Ary Soesanto, menjelaskan sudah ada 42 desa di Blora yang memanfaatkan sistem dari Bank Jateng ini.
“Seluruh desa yang ikut yaitu di Kecamatan Ngawen, sedangkan satu Desa di 15 Kecamatan lainnya juga sudah mendapatkan sosialisasi CMS yang pesertanya adalah para kades, dan operator desa,” ucapnya.
Usai launching, dilakukan pembinaan tertib pajak yang menghadirkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Blora Ichwan Effendi SH, dan Kapolres Blora yang diwakilkan oleh Kasatreskirm Polres Blora, AKP Supriyono.
Hadir dalam acara itu, para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat se-Kabupaten Blora, Pemimpin PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Cabang Blora, Direktur Utama PT. BPR BKK (Perseroda), Kepala Desa yang desanya ditunjuk untuk pilot project. (HS-08).