HALO DEMAK – Sebanyak 34 perusahaan, membuka 3.749 lowongan pekerjaan, dari berbagai kompetensi dan pendidikan SD hingga sarjana, dalam Job Fair 2024.
Event yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerind) Pemerintah Kabupaten Demak ini, dilaksanakan 17 Juli 2024 sampai 18 Juli 2024, di Gedung IPHI Jalan Diponegoro, Jogoloyo Kecamatan Wonosalam.
Kepala Dinnakerind Agus Kriyanto, dalam laporannya saat pembukaan, Rabu (17/7/2024) mengatakan jumlah penduduk Kabupaten Demak kurang lebih 1,2 juta orang.
Berdasar statistik tahun 2023, diketahui jumlah angkatan kerja terdaftar di Demak sebanyak 671.407 orang. Dari jumlah itu, jumlah pekerja sebanyak 635.271 orang, pengangguran terbuka 36.136 orang, atau tingkat pengangguran terbuka 5,38 persen.
”Dengan adanya Job Fair ini harapan kami bisa menjadi salah satu upaya menurunkan tingkat pengangguran di Demak,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.
Sementara itu Bupati Demak, Eisti’anah menyampaikan ketersediaan lapangan kerja merupakan salah satu target yang harus dicapai, dalam mengatasi masalah pengangguran.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Demak mencapai 5,38 % dari angkatan kerja yang ada.
”Alhamdulillah turun sebanyak 0,73% dibanding tahun lalu. Hal ini tentu saja berkat sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Perangkat Daerah hingga dunia usaha,” kata Eisti, saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan.
Melalui kegiatan ini, Eisti berharap para pencari kerja dapat mengetahui secara langsung, informasi lowongan pekerjaan yang ada.
Dan pihak perusahaan dapat memanfaatkan momen ini untuk menyerap tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga mampu mendorong kemajuan perusahaan.
Pada kesempatan tersebut Eisti juga mengucapkan selamat kepada industri kecil dan menengah (IKM) yang akan menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merek dan Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
”Ini merupakan langkah penting dalam melindungi dan mendorong inovasi, serta peningkatan kualitas produk lokal kita. Semoga sertifikat yang diterima dapat meningkatkan daya saing produk di pasar nasional maupun internasional. Teruslah berinovasi untuk membuka banyak lapangan kerja baru, sehingga angka pengangguran di Kabupaten Demak bisa turun secara signifikan,” kata dia. (HS-08)