HALO PURBALINGGA – Pembangunan sebuah bangsa, bukan hanya dalam bidang infrastruktur, melainkan juga karakter dan mental masyarakatnya.
Hal itu sesuai dengan program nasional revolusi mental, yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo.
Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Purbalingga, Imam Wahyudi, dalam acara pengukuhan 198 Pengurus Dewan Harian Ranting (DHR) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kecamatan (BPKK) se-Kabupaten Purbalingga, masa bakti tahun 2022-2026.
Pengukuhan dilaksanakan oleh Wakil Bupati Purbalingga, Sudono, bertempat di Pendopo Dipokususumo, Rabu (7/9/22).
Menurut Imam Wahyudi, ada tiga hal yang dapat menghancurkan peradaban sebuah bangsa.
“Yang pertama adalah menghancurkan rasa kekeluargaan, yang kedua menghancurkan sistem pendidikan, yang ketiga menghancurkan keteladanan dari tokoh masyarakat ataupun tokoh agama,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.
Imam menambahkan kepengurusan Badan Pembudayaan Kejuangan 45 di Purbalingga yang saat ini baru sampai di tingkat kecamatan (ranting) bisa diteruskan sampai tingkat desa (anak ranting).
“Saat ini di Purbalingga kepengurusannya baru sampai tingkat kecamatan, setelah pengukuhan DHR, harapannya DHR nantinya membentuk kepengurusan sampai tingkat anak ranting dengan dibantu oleh camat,” kata dia.
Sementara itu Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Kabupaten Purbalingga, Anas Sumarjo, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga, yang telah memberikan dukungan penuh kepada DHC BPK 45 Kabupaten Purbalingga.
“Kami atas nama DHC BPK 45 Kabupaten Purbalingga, mengucapKan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, yang telah memberi fasilitas dan dukungan kepada organisasi DHC BPK 45 Kabupaten Purbalingga,” kata dia. (HS-08)