HALO KENDAL – Sampai dengan pukul 20.00 WIB, Minggu (9/7), sebanyak 17 dari 18 partai politik (parpol) di Kabupaten Kendal telah menyerahkan pengajuan dokumen perbaikan bakal calon anggota DPRD Kendal (bacalegnya) pada Pemilu 2024 di KPU. Adapun yang tidak mendaftarkan bakal calon yaitu Partai Kebangkitan Nusantara.
Adapun parpol secara berurutan yang telah menyerahkan perbaikan dokumen sampai dengan Minggu (9/7), yaitu PBB, PAN, PDI Perjuangan, PKB, PPP, Partai Buruh, Partai Ummat, Perindo, Partai Demokrat, Partai Garuda, PKS, Partai Hanura, Partai NasDem, Partai Gerindra, PSI, Partai Gelora dan Partai Golkar.
Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria menjelaskan, ada 609 dari 719 bacaleg di Kendal yang belum memenuhi persyaratan dokumen. Sehingga pihaknya memberikan batas waktu sampai dengan Minggu malam (9/7) pukul 23.59 WIB.
Menurut Hevy, bacaleg yang belum memenuhi syarat rata-rata terkait surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan, surat kesehatan jasmani dan rohani, terkait ijasah, juga terkait formulir dari SILON beberapa masih ada yang salah, berisi pernyataan dari bacaleg.
“Kami telah memberikan kesempatan kepada partai politik untun melakukan perbaikan dokumen para bacalegnya. Hasil perbaikan itu kemudian dikirim lewat aplikasi SILON, dan berkasnya diserahkan sampai dengan malam ini, Minggu pukul 23.59 WIB,” bebernya.
Hevy menegaskan, setelah parpol menyerahkan perbaikan dokumen, KPU akan melakukan verifikasi kembali terhadap dokumen perbaikan bacaleg mulai 10 Juli – 6 Agustus 2023 mendatang.
“Sehingga, apabila masih ada dokumen bacaleg yang tidak lengkap atau tidak sah, maka bacaleg tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit yang datang paling akhir mengantarkan berkas para bacalegnya mengatakan, dirinya sengaja menyerahkan perbaikan dokumen bacalegnya di masa terakhir.
“Ada beberapa hal yang harus dipenuhi para bakal calon, sehingga semua persyaratan 50 bakal calon kami telah terpenuhi dan kami ajukan kepada KPU Kendal,” ujarnya.
Bimo juga mengaku optimis, Golkar Kendal mampu meraih sepuluh kursi dalam pemilu nanti. Minimal di masing-masing daerah pemilihan (dapil), Golkar mendapatkan dua kursi.
“Untuk itu, kita tidak main-main dalam memilih bakal calon. Harus yang benar-benar berminat berpolitik dan mau berjuang, sehingga Golkar Kendal menjadi solid. Jadi kalau sekarang Golkar sudah punya Bupati, ke depan ketua legislatif harus dari Golkar,” tandas Bimo. (HS-06)