in

Mendekati Pendaftaran Calon Bupati, Dua Partai Besar di Kendal Belum Berani Sebut Calonnya

Ilustrasi Menuju Pilkada Kendal 2024.

 

HALO KENDAL – Mendekati tahap pendaftaran pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2024, dua partai besar di Kabupaten Kendal yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar belum berani menyebut bakal calon yang akan diajukan.

Padahal, pada pemilu legislatif (Pileg) lalu PKB menduduki peringkat pertama dengan meraih 11 kursi dan Golkar di posisi kedua dengan meraih delapan kursi di DPRD Kabupaten Kendal.

Sedangkan pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon pada 24 – 26 Agustus 2024, dan Pendaftaran Pasangan Calon pada 27 – 29 Agustus 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kendal, Muhammad Makmun saat dikonfirmasi awak media siapakah calon yang akan diusung di Pilkada, dirinya menegaskan, seluruh keputusan rekomendasi pasangan calon diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

“Dalam prosesnya DPC PKB mempunyai mekanisme dengan membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Kendal yang kemudian hasilnya diserahkan kepada DPW dan DPP PKB sebagai bahan acuan dalam memberikan rekomendasi,” tandasnya.

Ditanya terkait dengan adanya salah satu kader PKB yang telah memasang poster di sejumlah titik sebagai bakal calon, menurutnya itu adalah hak masing-masing.

“Ya itu hak masing-masing untuk dicalonkan. Tapi yang jelas, semuanya kami serahkan kepada DPW dan DPP PKB untuk memutuskan siapa calon atau pasangan di Pilkada 2024,” tandas Makmun.

Dirinya juga menambahkan, terkait koalisi DPC PKB Kendal intens melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik. Namun hingga sekarang belum bisa memastikan dengan partai mana akan berkoalisi.

“Tapi sampai hari ini kita belum memastikan dengan partai mana kita berkoalisi. Masih panjanglah, masih 27 Agustus 2024,” imbuh Makmun.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit mengatakan, pasca ditinggal Dico M Ganinduto untuk maju ke Pilwakot Semarang, pihaknya belum menetukan siapa pengganti Dico yang akan maju di Pilkada Kendal.

“Belum, masih menunggu arahan dari DPP Partai Golkar,” jawabnya singkat.

Bimo juga menanggapi dengan singkat saat ditanya apakah ada kemungkinan dirinya yang akan menggantikan posisi Dico di Pilkada Kendal.

“Kita hanya nunggu perintah saja,” tukasnya. (HS-06)

 

Jelang Pendaftaran Calon Pilkada 2024, Sekda Jateng Minta Mulai Mitigasi Kerawanan

JAPFA for Kids Hadir di Pemalang, Tingkatkan Status Gizi Anak Sekolah Dasar