in

HUT Ke-24 DWP, Wabup Kendal : Wanita Soko Guru Bagi Keluarganya

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki beserta istri Fausijati dan Ketua DWP Kendal, Sri Wahyuni Sugiono, menyerahkan bantuan kepada anak-anak ASN yang kurang mampu di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (14/12/2023).

HALO KENDAL – Wanita menjadi aktor kunci dalam sebuah keluarga dan merupakan “Soko Guru” bagi keluarganya. Karenanya maju mundurnya keluarga tergantung kepada wanita sebagai ibu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dalam sambutan pada acara HUT ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (14/12/2023).

“Ibu-ibu Dharma Wanita ini memiliki peran yang penting, dimana wanita itu adalah soko guru. Sehingga harapan saya ke depan Dharma Wanita dapat mengembangkan apa yang mereka miliki untuk berdharma bakti memberikan arahan, penyuluhan terutama dalam hal pendidikan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-24 DWP ditandai pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Kendal, dilanjut pemberian bantuan kepada anak-anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kurang mampu di lingkungan Pemkab Kendal.

Sebelumnya Ketua DWP Kendal, Sri Wahyuni Sugiono menjelaskan, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-24 DWP di Kendal meliputi senam massal, pengobatan gratis, bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) yang diberikan kepada anak-anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kurang mampu.

“Kita juga ada acara resepsi, pendampingan stunting, pemberian bantuan kepada anak-anak ASN yang kurang mampu, dan juga ada materi terkait cara menghadapi masa premenopause,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut Sri Wahyuni juga mengungkapkan, salah satu peranan terpenting dari seorang ibu adalah dalam pendidikan dan pengajaran bagi anak-anak mereka.

“Dharma Wanita Persatuan sebagai pilar pembangunan mempunyai kekuatan yang luar biasa besar dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa. Dharma Wanita senantiasa memberikan kontribusi yang bermakna dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sampai sosial budaya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Sri Wahyuni, sebagai bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan, sudah sepatutnya sebagai perempuan selalu bergerak dengan penuh semangat.

“Seperti yang selama ini kita lakukan bersama di dalam kegiatan organisasi Dharma Wanita Persatuan ini,” imbuh istri Sekda Kendal Sugiono tersebut. (HS-06)

 

Jelang Libur Nataru, BNPT Tekankan Perlu Deteksi Dini untuk Cegah Aksi Teror

Mbak Ita: Pendidikan Karakter Harus Diajarkan Sejak Dini