HALO SPORT – Jon Jones yakin bisa menjadi juara baru di kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC).
Bones, julukan Jones, akan menghadapi Ciryl Gane, Maret mendatang, untuk berebut sabuk gelar yang telah ditinggalkan Francis Ngannou.
Ngannou memilih cabut dari UFC selepas gagal mencapai kesepakatan terkait kontrak baru. Bones menyatakan percaya diri dengan status tidak terkalahkan.
’’Saya percaya telah dipilih Tuhan untuk menjadi petarung yang tak terkalahkan. Saya memercayai ini dengan sepenuh jiwa dan raga,’’ ungkap Jones seperti dilansir dari MMA Mania.
Petarung 35 tahun itu sejatinya pernah mengalami kekalahan. Satu kekalahan itu terjadi saat meladebi Matt Hamill pada 5 Desember 2009.
Tidak diakuinya kekalahan itu tak lepas dari penyebab Bones dinyatakan takluk.
Jon didakwa melakukan serangan sikut terlarang kepada Hamill sehingga dinyatakan kalah dengan cara diskualifikasi.
Selain duel itu, Jones pernah disangka kalah ketika jumpa Dominick Reyes. Namun, ketiga juri memenangkan Bones dengan angka mutlak.
Petarung asal Amerika Serikat (AS) ini punya rekor 26 kali menang, sekali kalah (diskualifikasi), dan satu kali no contest. Dia mendominasi kelas berat ringan UFC, dan kini naik divisi berat.
Dasar dilingkupi keberuntungan, pria kelahiran Rochester, New York ini langsung mendapat duel perebutan titel dalam debutnya di kelas berat.
Lawannya, Ciryl Gane, jelas bukan fighter ecek-ecek. Bon Gamin, julukan pria asal Prancis ini, pernah menghadapi Ngannou tapi kalah angka.
Gane (32) bakal mendapat kesempatan kedua untuk menjadi juara divisi berat UFC. Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) adalah 11 kali menang dan hanya sekali kalah.(HS)