HALO SEMARANG – Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan inovasi digital terbaru bernama aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Pencairan (Si Pancar).
Aplikasi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Peluncuran aplikasi dilakukan oleh Plt Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah, Laksono Dewanto di Semarang pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Laksono mengatakan, aplikasi ini merupakan wujud komitmen nyata Biro Umum Setda Provinsi Jateng dalam memperkuat transparansi dan efisiensi proses administrasi keuangan.
“Aplikasi Si Pancar ini untuk menjawab kebutuhan terhadap sistem pemantauan dokumen pencairan yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui sistem ini, seluruh proses pengajuan dapat dilacak secara real-time, dengan notifikasi otomatis pada setiap tahapan, sehingga pengguna dapat mengetahui progres pencairan dengan mudah dan transparan,” ujar Laksono.
Dibeberkan Laksono, aplikasi ini dikembangkan oleh tim internal Biro Umum di bawah koordinasi Kepala Subbagian Keuangan, Anggian Purnaveri. Inovasi ini sebagai bagian dari aksi perubahan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sistem ini dirancang untuk meminimalkan risiko keterlambatan, menghindari tumpang tindih informasi, serta memperkuat kontrol atas setiap proses pencairan dana di lingkungan Setda Provinsi Jawa Tengah.
Sebab, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis, riwayat status dokumen, serta akses daring yang dapat diakses oleh pengguna internal kapan pun dan di mana pun. Dengan demikian, proses pengajuan menjadi lebih efisien, terukur, dan selaras dengan prinsip good governance yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Melalui peluncuran ini, Biro Umum berharap aplikasi Si Pancar dapat menjadi salah satu contoh nyata dalam penerapan digitalisasi pelayanan publik di tingkat birokrasi, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas tata kelola keuangan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanan internal agar semakin cepat, terbuka, dan akuntabel. Si Pancar bukan hanya aplikasi, tetapi simbol perubahan menuju pelayanan publik yang modern dan berintegritas,” pungkas Laksono.
Dengan diluncurkannya aplikasi ini , Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi. Selain itu juga mendukung visi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berintegritas tinggi dalam rangka Ngopeni Nglakoni Jateng.(HS)


