in

Wujudkan Kader Tangguh, 56 Peserta Ikuti Diklatsar Banser XXI di Brangsong

Para peserta mengikuti Diklatsar Banser XXI, di Brangsong, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/1/2023).

HALO KENDAL – Sebanyak 56 peserta mengikuti pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) Banser XXI, selama tiga hari, Jumat-Minggu (6-8/1/2023) yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kendal, di lapangan Desa Tunggulsari, Brangsong, Kabupaten Kendal.

Para peserta memiliki latar belakang profesi beragam. Mulai dari kepala desa, perangkat desa, karyawan swasta, petani, dan juga kalangan generasi muda.

Ketua PC GP Ansor Kendal, Misbakhul Munir atau akrab disapa Gus Misbah mengatakan, kegiatan Diklatsar yang rutin digelar dilaksanakan dengan tujuan menciptakan Kader Barisan Ansor Serbaguna yang tangguh, unggul, dan berkualitas.

“Sehingga mampu berperan serta dalam mengemban tugas mulia untuk selalu menegakkan Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta ini,” tandasnya.

Untuk itu, Gus Misbah mengingatkan, memasuki pelaksanakan Diklatsar Angkatan Ke-XXI di tahun 2023, barisan GP Ansor Serbaguna Brangsong harus memiliki tanggung jawab, loyalitas, militan dan dedikasi tinggi, serta berintegritas, berkarakter, dan disiplin.

“Rekan-rekan yang saat ini ditanam Satkroyon Banser Gerakan Pemuda Ansor Brangsong, mudah-mudahan kelak bisa memanennya. Karena niat untuk berkhidmat yang sudah merelakan waktu mengikuti pendidikan dasar selama tiga hari,” jelasnya.

Gus Misbah juga berpesan, ketika selesai mengikutit Diklatsar Banser, seluruh kader harus siap menjadi barisan Ansor Serbaguna, juga bisa ihklas menjadi Banser. Hal ini sebagai wujud menjalankan amanat organisasi.

“Panjenengan harus benar-benar ihklas memahami. Termasuk di Prasetya Banser yang berisi sembilan poin harus benar-benar dilaksanakan. Apalagi selama tiga hari panjenengan semua harus meninggalkan aktivitas dan bersusah payah mengikuti Diklatsar Banser. Tentu jangan hanya dijadikan euforia saja,” pesannya.

Salah seorang peserta Diklatsar, Asnawi yang juga Kepala Desa Brangsong mengaku, dirinya tertarik mengikuti kegiatan ini setelah melihat kiprah Banser dalam membantu masyarakat.

“Kehadiran Banser di masyarakat telah memberikan banyak manfaat. Banser itu tidak cuma mengamankan pengajian, tapi juga membantu penanganan bencana alam dan kebakaran, membuka posko mudik Lebaran, ikut mengawal proses Pemilu yang jujur dan adil, dan kegiatan masyarakat lainnya,” ungkap Asnawi di sela-sela kegiatan.

Selain itu dengan mengikuti Diklatsar, dirinya berharap dapat lebih meresapi semangat yang dimiliki para Banser dalam melakukan pengabdian di masyarakat. “Saya lahir dari keluarga Nahdliyin dan juga keluarga pengurus Ansor, jadi saya akan lebih memaksimalkan peran Banser untuk membangun Desa Brangsong,” imbuh Asnawi.

Sementara itu, peserta lainnya Muhtasun, selaku Sektaris Desa Sumur, Brangsong mengaku, menjadi Banser itu satu kebanggaan.

“Sahabat-sahabat di Banser, tidak memandang status sosial seseorang. Itulah alasan saya ikut Diklatsar. Bagi saya bisa menjadi Banser satu kehormatan. Bisa mengenakan baju Banser ini anugerah,” ungkap Muhtasun.(HS)

Polres Rembang Rembang Siagakan Personel Amankan Hari Libur

Omzet Penjualan Lumpia Bu Wied Melonjak Setelah Ikuti Lapak Ganjar